Inilah Komitmen Jokowi Soal Lebaran Betawi

emprov DKI Jakarta mentetapkan Kampung Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan sebagai tempat perhelatan tahunan lebaran betawi.

Inilah Komitmen Jokowi Soal Lebaran Betawi
TRIBUNNEWS/WAHYU AJI
Papan bergambar Djarot Saiful Hidayat mengenakan batik lengan panjang berwarna cokelat, berdiri di tengah dua ondel-ondel, di ruang tamu Balai Kota. 

WARTA KOTA, JAGAKARSA --  Pemprov DKI Jakarta mentetapkan Kampung Betawi Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan sebagai tempat perhelatan tahunan lebaran betawi.

Selain itu lokasi setu Babakan juga segera dikembangkan menjadi destinasi wisata betawi.

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengatakan, Lebaran Betawi ke 10 merupakan momen bersejarah lantaran dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta ibu Iriana.

Menurutnya, meski saat Jokowi mejabat Gubernur DKI 2012 silam telah mengunjungi lebaran betawi, baru kali inilah lokasi Setu Babakan sebagai lokasi tetap lebaran betawi.

"Ini merupakan komitmen Pak Jokowi untuk perkembangan budaya betawi. Dulu lebaran betawi pindah-pindah, beliau ini satu tempat dan di Setu Babakan inilah tempatnya," kata Djarot dalam sambutannya di acara lebaran betawi, Setu babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kemarin.

Presiden Joko Widodo menyebar 50 ekor ikan mas di Setu Babakan saat menghadiri acara Lebaran Betawi, Minggu (30/7/2017).
Presiden Joko Widodo menyebar 50 ekor ikan mas di Setu Babakan saat menghadiri acara Lebaran Betawi, Minggu (30/7/2017). (Warta Kota/ Feryanto Hadi)

Selain mewujudkan komitmen Jokowi soal lokasi lebaran, Djarot juga menyebutkan komitmen Jokowi lainya yang sudah dilaksanakan.

Diantaranya yakni penggunaan baju adat betawi, simbol-simbol betawi dalam pembangunan, arsitektur betawi gigi balang, dan sebagainya.

Mengapa komitmen Jokowi tentang betawi begitu tinggi, kata Djarot lantaran budaya betawi sudah mendarah daging dari zaman nenek moyang dulu hingga sekarang.

Baca: Setu Babakan Disterilkan di Saat Jokowi Ikut Rayakan Lebaran Betawi

Menurutnya, masyarakat betawi adalah masyarakat yang egaliter, penuh toleransi, menghargai satu sama lain, masyarakat yang betul-betul bisa berharmonisasi dengan lingkungan sekitar.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved