Kuping Diciduk Polisi di Saat Sedang Transaksi Sabu

Kuping adalah warga Jalan Rambutan, Pejaten Barat, Pasar Minggu, yang kerap mengedarkan barang haram jenis sabu.

Kuping Diciduk Polisi di Saat Sedang Transaksi Sabu
Politic365
Ilustrasi pengedar sabu mendekam di balik jeruji besi. 

WARTA KOTA, CILANDAK -- Seorang pengedar narkotika jenis sabu diciduk petugas Polsek Cilandak di Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Jumat (28/7/2017).

Polisi menyita 5 paket sabu seberat 16,13 gram.

Kapolsek Cilandak, Kompol Sujanto menerangkan, penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang menginformasikan bahwa di sebuah kawasan Cilandak kerap menjadi lokasi transaksi narkotika.

Polisi pun melakukan penelusuran selama beberapa hari untuk mengetahui siapa pengedar narkotika yang kerap menjual barang haram di wilayah Cilandak.

Informasi pun didapat bahwa Yuni Maaluri alias Kuping (27) warga Jalan Rambutan, Pejaten Barat, Pasar Minggu, sebagai orang yang kerap mengedar barang haram jenis sabu.

"Kami dapat informasi kalau dia akan melakukan transaksi lagi namun lokasinya di Jalan Lenteng Agung," jelas kapolsek, Jumat (28/7/2017).

Pengintaian dilakukan sejumlah petugas di lapangan, hingga didapati kuping muncul di sekitar Jalan Lenteng Agung. Saat itu Kuping terdekteksi sedang berada di tepian jalan, diduga sedang menunggu pembeli.

"Petugas segera melakukan penangkapan serta penggeledahan dan menemukan dua paket sabu seberat 1,44 gram. Dia diduga sedang menunggu pembeli," kata kapolsek.

Polisi yang sudah mengantongi sepak terjang Kuping pun mencoba mengintrograsi pengedar itu. Polisi pun mengajak Kuping menuju ke kediamannya kemudian melakukan penggeledahan di setiap sudut rumah.

Kuping yang awalnya berkilah menjadi tak berkutik saat polisi menemukan sejumlah paket sabu siap edar yang disembunyikan di rumahnya.

"Kemudian dikembangkan di rumahnya ada 3 paket plastik seberat 14,69 gram sabu," kata Kompol Sujanto.

Dari pengakuan tersangka menjual sabu satu gram sekira Rp 1 jutaan/gram.

Kuping saat ini masih berada di Mapolsek Cilandak untuk mempertanggungjawabkan perpuatannya. Polisi masih mengintrogasinya guna keperluan pengembangan penyelidikan.

"Kami masih mengembangkan kasus ini untuk menyelidiki jaringan yang lebih besar termasuk dia dapat barang darimana," imbuhnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved