Jumat, 1 Mei 2026

Jokowi: Zaman IT Ngurus Izin Masih Setahun Sangat Memalukan

Menurut Jokowi, perizinan di BKPM pusat harus dicontoh oleh kepala daerah yang ruang lingkupnya lebih kecil dibandingkan pemerintah pusat.

Tayang:
Tribunnews.com
Presiden Joko Widodo 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Presiden Joko Widodo meminta semua pihak mempercepat proses perizinan investasi hingga hitungan jam, tanpa harus menunggu sepekan atau bahkan tahunan hingga izin dikeluarkan.

"Perlu saya ingatkan lagi, yang namanya urusan perizinan itu betul-betul tolong diperbaiki total. Jangan sampai masih saya dengar ngurus izin berbulan-bulan, lebih dari satu tahun. Zaman IT (teknologi informasi) ngurus masih minggu, bulan, apalagi setahun, sangat memalukan," tutur Jokowi‎ dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2017, Jakarta, Kamis (27/7/2017).

‎Sistem yang sudah terkoneksi dengan internet antar-daerah, lembaga, maupun kementerian, lanjut Jokowi, sepatutnya dapat memproses perizinan dengan cepat di berbagai wilayah.

Baca: PBNU Dukung Hukuman Mati untuk Koruptor

"Urus (perizinan) harusnya sudah jam, bagaimana ubah sistem agar izin itu bisa keluar dalam kurun waktu jam. Di BKPM itu, ngurus izin tiga jam untuk sembilan izin," ungkap Jokowi.

‎Menurut Jokowi, perizinan di BKPM pusat harus dicontoh oleh kepala daerah yang ruang lingkupnya lebih kecil dibandingkan pemerintah pusat, agar rencana investasi yang masuk ke dalam negeri dapat terealisasi dengan cepat.

"‎Jadi daerah mestinya lebih cepat dari ini (tiga jam untuk sembilan izin). Dengan ruang lingkup lebih kecil, harusnya bisa. Kalau masih saya dengar izin itu masih mingguan apalagi tahunan, ditertawakan kita nanti," papar Jokowi. (Seno Tri Sulistiyono)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved