Kebakaran
Sejumlah Karyawan PT Gunung Abadi Takut Di-PHK Mendadak
"Rasa takut akan di PHK ya. Sebab, kebakaran ini besar banget mas. Sebagian gudang ludes terbakar. Malah, gedungnya saja nyaris rubuh," ungkap salah
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Panji Baskhara Ramadhan
WARTA KOTA, CILINCING -- Kebakaran hebat terjadi di Gudang Garmen milik PT Gunung Abadi, di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (21/7), sekisar 02.30 WIB.
Akibat kejadian ini, para karyawan yang bekerja di PT Gunung Abadi akui merasa takut akan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mendadak.
"Rasa takut akan di PHK ya. Sebab, kebakaran ini besar banget mas. Sebagian gudang ludes terbakar. Malah, gedungnya saja nyaris rubuh," ungkap salah seorang karyawan, Unni (39), di lokasi.
Unni mengaku, dirinya saat ini tengah packing bahan garmen untuk pakaian, dan dimasukkan ke dalam kontainer untuk sementara.
Menurut Siti, pagi tadi banyak karyawan merengut saat melihat gudang garmen tempat mereka kerja, kini ludes terbakar.
"Karyawan pagi tadi sebagian dipulangkan ke rumah. Karena gudangnya terbakar. Karyawan yang sekarang ada di sini hanya bantu packing dan memang kami semua di sini packing kain. Karena gudang ini, ditutup setiap pukul 06.00," katanya.
Sementara karyawan lainnya, Minah (34), akui dirinya juga merasakan ketakutan yang sama, yaitu di PHK mendadak oleh pihak perusahaan PT Gunung Abadi.
Dikatakan Minah yang telah bekerja selama 10 tahun lamanya, hanya bisa pasrah dan menanti informasi kelanjutan dari perusahaannya.
"Ya sebenarnya ada rasa takut di PHK, karena kejadian ini. Hanya takut saja. Tapi dari pihak Manager HRD PT Gunung Abadi (Siti Siregar), besok tetap bekerja seperti biasa. Paling cuma di bagian packing saja," jelasnya.
Sementara, Manager HRD PT Gunung Abadi di lokasi kejadian, menyenbut ada 700 karyawan yang bekerja di gudang tersebut. Terkait akan ada PHK mendadak terhadap karyawan akibat kejadian ini, ia pun membantahnya.
"Tidak kok, tidak ada PHK mendadak. Namun memang, tadi sebagian karyawan saya minta untuk pulang saja. Total karyawan di sini 700 karyawan. Sebab yang bisa bekerja di sini saat ini hanyalah bagian packing. Sementara ini ya belum tahu bagaimana kelanjutannya. Sebab, bos kami masih shock. Lalu, yang sudah ludes terbakar antara lain ada ruang Office (Kantor), gudang bahan, ruang cutting (pemotongan garmen), ruang dapur, ruang sampel dan ruang produksi. Perusahaan merugi capai sekitar Rp 7 Milyar hingga Rp 10 Milyar," katanya Siti.
Pantauan Warta Kota, sejumlah karyawan PT Gunung Abadi, terlihat tengah membungkus garmen atau beberapa pakaian potong dengan dimasukkan ke dalam dua kontainer.
Nampak, suasana di lokasi kebakaran juga dijaga oleh pejumlah petugas patroli KBN, dan juga polisi.
Kebakaran yang membuat jajaran Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Utara mengerahkan 11 unit pemadam ini, saat ini gudang garmen tersebut telah dipasangi garis polisi.
Memantau kondisi gedung, terpantau hancur dan rubuh di bagian dltemboknya.
Bau hangus dan kepulan asap yang tipis, masih nampak di lokasi kejadian. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170721sejumlah-karyawan-pt-gunung-abadi-takut-di-phk-mendadak_20170721_183713.jpg)