Minggu, 10 Mei 2026

Temuan Dwidayatour, Masyarakat di Simpang Jalan Antara Bertransaksi Online dan Offline

Teernyata gaya hidup masyarakat sedang berada di simpang jalan. Transaksi online mulai meningkat tajam, namun transaksi langsung belum surut juga.

Tayang:
Penulis: |

Laporan wartawan WARTAKOTALIVE.COM, LILIS SETYANINGSIH

WARTA KOTA, TANJUNG DUREN -- Saat ini gaya hidup masyarakat sedang berada di persimpangan jalan. Transaksi secara online (daring) mulai meningkat tajam, namun transaksi langsung atau offline belum kekurangan minat, termasuk dunia bisnis travel.

Masyarakat begitu akrab dengan transaksi online untuk membeli tiket pesawat, pemesanan hotel, serta pengurusan dokumen. Namun, bertatap muka dan berkomunikasi langsung masih menjadi kelebihan bertransaksi offline.

Salah satu travel agent, PT Dwidaya World Wide atau Dwidayatour melakukan survei pada awal tahun terhadap 1.000 responden.

Ternyata mayoritas konsumen tergolong multi channel. Artinya mencari informasi dari mana saja, baik secara online maupun offline.

Kendati 83 persen responden mempersepsikan online lebih murah, sebanyak 76,2 persen responden menyatakan masih membeli tiket dari travel agent.

Wakil Presiden Bidang Komersial Dwidayatour, Hendriyapto, mengemukakan, transaksi secara daring memang memberikan kemudahan, namun konsumen tetap membeli produk di jaringan cabang mereka.

"Terutama produk dengan karakter high involvement yang menuntut penjelasan cukup spesifik ke konsumen sehingga diperlukan tatap muka dengan frontliner di offline channel kami, “ ujar Hendriyapto dalam konferensi pers “50 Tahun Dwidayatour” di Lucy in The Sky, Selasa (18/7/2017).

Selanjutnya, papar Hendri, beberapa alasan responden masih bertransaksi di travel agent antara lain karena harga yang kompetitif, variasi produk yang lengkap, dan referensi kerabat.

Dia juga mengakui ketiga hal tersebut juga dimiliki online travel agent (OTA). Namun konsumen masih tetap memilih bertransaksi secara offline di jaringan cabang.

Kendati masih tetap mendapat ‘hati’ di masyarakat, Hendri mengakui, generasi milenial yang menjadi penentu keputusan di masa depan lebih akrab dengan transaksi online.

Hal itu dibuktikan selama 2016, Dwidayatour telah mencatat transaksi online channel hingga tiga digit atau 100 persen dari tahun sebelumnya.

“Dari data yang kami miliki, transaksi online lebih banyak dilakukan oleh target dengan usia 20-30 tahun atau milenial." ujarnya.

Hal ini menurutnya tentu menjadi salah satu pertimbangan perusahaan untuk terus berinovasi menawarkan produk yang dapat memenuhi kebutuhan pasar ini.

"Meskipun saat ini segmen pasar online belum mencapai lima persen dari total portofolio bisnis Dwidayatour,” ujarnya.

Untuk mengimbangi kebutuhan masyarakat melalui transaksi daring tapi juga tetap menginginkan adanya fasilitas ketika bertransaksi offline, Dwidayatour memberikan layanan bernama Hybrid Channel.

Hybrid Channel yang telah dikenalkan pada April 2016 merupakan perpaduan layanan konsumen di semua kanal offline dan online, serta hotline 24 jam.

Sistem Hybrid Channel ini mengintegrasikan produk, servis, dan teknologi. Selain itu, layanan website dan mobile apps yang bisa menjual apa yang ada di offline, yaitu tiket, hotel, paket tour, dan layanan dokumen (paspor, dan visa).

Masih menurut Hendri, dengan adanya berbagai produk untuk melayani kebutuhan masyarakat yang beragam ini, meski ada perlambatan ekonomi, tahun lalu Dwidayatour masih mencatat kenaikan penjualan dua digit dengan pembukaan 10 cabang baru serta transformasi besar di bidang TI melalui pengembangan kanal online, website dan aplikasi mobile.

“Tahun ini, target kami adalah pertumbuhan penjualan 30 persen, baik di kategori ritel maupun korporasi. Dengan pergerakan ekonomi dalam negeri yang terus tumbuh dan meningkatnya kelas ekonomi menengah, menjadikan traveling sebagai gaya hidup, serta investment grade dari S&P yang baik,” katanya.

Sebagai apresiasi kepada konsumen dalam rangka perayaan usia emas 50 tahun Dwidayatour, menggelar flash sale 50 berupa potongan harga hingga 50 persen untuk pembelian tiket pesawat, hotel, dan paket tour di semua channel Dwidayatour. Program ini hanya berlangsung satu hari saja yakni tanggal 19 Juli 2017.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved