Sudah Ada Titik Temu, Pemerintah Bakal Buka Blokir Telegram

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan, ada kemungkinan aplikasi Telegram akan kembali dibuka di Indonesia.

Sudah Ada Titik Temu, Pemerintah Bakal Buka Blokir Telegram
Newsweek
Telegram 

WARTA KOTA, GAMBIR - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan, ada kemungkinan aplikasi Telegram akan kembali dibuka di Indonesia.

Saat ini, Rudiantara mengatakan, pihaknya bersama Telegram tengah menyusun Standard Operating Procedure (SOP), yang nantinya dijalankan ketika Telegram kembali beroperasi.

"Ya kalau memang sudah beres (SOP), kenapa enggak dibuka? Kalau sudah beres, sudah bersih, masyarakat mau juga kan itu dibuka lagi?" ujar Rudiantara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Baca: Mahasiswa Kota Bekasi Ini Ditolak Bank dan Kampus karena Pakai Suket

Rudiantara mengaku sudah ada beberapa kesepakatan dengan pihak Telegram, misalnya penempatan perwakilan Telegram di Indonesia guna memudahkan koordinasi.

Kemudian, pihak Telegram juga telah berkomitmen menerapkan self censoring terhadap konten-konten yang berbau radikalisme dan terorisme.

"Kalau ada konten berkaitan dengan radikalisme, dia langsung memberikan warning atau memblokir. Kalau masih ada juga yang lolos, kan jalur komunikasi sudah ada. Tinggal bilang saja, 'eh bos ada kayak begini, tolong take down'. Demi kepentingan Indonesia ya," papar Rudiantara. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved