Breaking News:

Pegawai Kena SP Gara-gara Tak Jawab Telepon Dirut, Dibantah PT Transjakarta

manajemen tidak pernah melarang karyawan nya melaksanakan aktivitas keagamaan maupun ibadah

istimewa
surat peringatan petugas transjakarta sedang salat 

WARTA KOTA, BALAI KOTA -- Pegawai PT Transjakarta berinisial MS dikenai SP-2 karena tak mengangkat telepon Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta, Budi Kaliwono.

Hal itu terumgkap setelah surat peringatan ke-2 untuk MS tersebar lewat media sosial.

Surat dikeluarkan pada 8 Februari 2017.

Ditandatangani oleh Deputi Direktur SDM PT Transjakarta, Firmansjah.

Dalam surat tersebut, pegawai berinisial MS yang menjabat koordinator command centre diberi SP-2 lantaran tak merespon pertanyaan (mengangkat telepon) dari direktur utama (dirut) terkait dengan penumpukan penumpang di halte Asmi pada 18 Desember 2016.

Pegawai berinisial MS beralasan tak merespons lantaran sedang menunaikan ibadah Salat.

SP-2 dikeluarkan setelah MS dipanggil dan diperiksa oleh tim dari PT Transjakarta.

Sementara itu, Humas PT Transjakarta, Wibowo, membantah hal tersebut.

Menurut Wibowo, Dirut PT Transjakarta tak pernah menelepon yang bersangkutan dan tak tahu ada surat peringatan tersebut.

"Dapat dipastikan, manajemen tidak pernah melarang karyawan nya melaksanakan aktivitas keagamaan maupun ibadah," kata Wibowo ketika dihubungi Wartakotalive.com, Minggu (16/7/2017).

Sampai saat ini, kata Bowo, MS masih jadi karyawan PT Transjakarta.

Kini, terkait beredarnya surat tersebut di medsos, kata Bowo, pihaknya akan menyelidiki.

"Ini kami anggap amat serius," ucap Bowo.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved