Breaking News:

Penganiayaan Hermansyah

Kuasa Hukum Hermansyah: Masa Orang Mabuk Bisa Mengendarai Mobil Masuk Tol?

Pria yang mengaku sudah didaulat menjadi kuasa hukum pakar telematika dari ITB tersebut, menunjukkan beberapa buktinya.

Warta Kota/Mohamad Yusuf
Edwin Hitipeuw (37), salah satu pelaku penganiaya Pakar Telematika ITB, Hermansyah, saat konferensi pers kasus penganiayaan tersebut di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/7/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Azam Khan,  Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) menjelaskan, para penusuk Hermansyah adalah orang yang berpengalaman di bidang tindak kekerasan.

Pria yang mengaku sudah didaulat menjadi kuasa hukum pakar telematika dari ITB tersebut, menunjukkan beberapa buktinya.

Salah satunya adalah sebagian besar luka yang diderita Hermansyah berada di sebelah kiri.

"Saya mempertanyakan kenapa yang dibacok sebelah kiri semua. Saya menduga para pelaku adalah ahli di bidang tindak kekerasan, karena sebelah kiri badan adalah tempat syaraf," ujar Azam Khan saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (13/7/2017).

Baca: Cek Kondisi Terkini Usai Penertiban, Djarot Masuk Kolong Tol Kalijodo

Hermansyah mengalami luka tusuk di bagian kepala, leher, dan tangan. Azam Khan juga mempertanyakan motif pelaku yang menusuk Hermansyah, yang disebut polisi adalah faktor senggolan.

Ia menyebutkan bahwa dalam keterangan istri Hermansyah, Iriana mengatakan bahwa tidak ada senggolan dalam kejadian tersebut.

"Polisi sebut senggolan, padahal istri tidak bilang ada senggolan, jadi mana yang benar? Katanya pelaku habis pulang dugem dan mabuk, tapi masa orang mabuk bisa mengendarai mobil masuk tol? Tolong ini diperjelas supaya masyarakat tidak bingung," tutur Azam Khan.

Hingga kini, Polda Metro Jaya telah memebekuk empat penusuk Hermansyah, yakni Edwin Hitipeuw (37) dan Lauren Paliyama (31) yang ditangkap Rabu (12/7/2017) malam di Depok.

Sedangkan dua pelaku lain, Richard dan Erick, ditangkap di Bandung. (Rizal Bomantama)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved