Mirwan Dikenal Sebagai Orang yang Taat Ibadah

Fatoni, kakak kandung Mirwan Siregar menyatakan, adiknya dikenal sebagai sosok yang taat beribadah, meski emosionalnya terkadang tak bisa dikendalikan

Mirwan Dikenal Sebagai Orang yang Taat Ibadah
Rangga Baskoro
Fatoni Siregar (kiri), Ketua RT 10/07, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat. Fatoni (tengah) kakak Mirwan, Kapolsek Metro Menteng, AKBP Ronald Purba saat menjemput Mirwan di Mapolsek Metro Menteng, Selasa (11/7/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, MENTENG - Fatoni Siregar, kakak kandung Mirwan Siregar menyatakan bahwa adiknya dikenal sebagai sosok yang taat beribadah, meski kondisi emosionalnya terkadang tak bisa dikendalikan.

"Rajin ibadah. Salat dan ngaji, itu saja," kata Fatoni di Mapolsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).

Meski ia mengakui adiknya mengalami gangguan jiwa, namun Mirwan hanya menjalani rawat jalan selama 10 tahun belakangan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grogol, Jakarta Barat.

Alasan pihak keluarga tak menempatkan Mirwan disana lantaran tidak memiliki biaya.

Baca: Rhoma Irama Sampaikan Pesan Ini untuk Ridho Rhoma

"(Dulu) berobat rutin, tetapi sekarang tidak. Tak ada biaya lagi beli obat," ujarnya.

Fatoni juga tak tahu persis alasan adiknya mengidap gangguan jiwa.

Padahal Mirwan sempat bekerja sebagai buruh angkut di kawasan Glodok, Jakarta Barat.

Senada dengan Fatoni, Ketua RT 10/07, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Nuriana juga tak mengetahui secara pasti penyebab gangguan jiwa yang dialami Mirwan.

Meski begitu, hubungan Mirwan dengan warga sekitar berjalan harmonis.

"Perawatannya kurang fokus, bisa dikatakan edan eling (terkadang kambuh). Umumnya sih biasa ngamuk sama istrinya tidak sama warga, sama istrinya saja. Mereka (Mirwan dan Istri) pas keluar (rumah) biasa saja. Kan mereka pekerja. Pekerja di Glodok sebagai kurir antar barang," ucap Nuriana.

Mirwan juga gemar membicarakan terkait kondisi politik yang terjadi di Indonesia ketika penyakit yang diidapnya tidak kambuh.

Namun perilakunya kembali berubah dan cenderung kasar ketika tak sadarkan diri.

"Kalau ngomong tak sampai 10 menit langsung ngalur ngidul. Kadang suka ngomong politik. Kalau gak lagi eling (gak sadar), ngomong macam-macam kalau marah sama istrinya," ujarnya. (Rangga Baskoro)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved