Selasa, 7 April 2026

Eks Warga Bukit Duri Lebih Senang Rusunawa Diubah Menjadi Rusunami

Penertiban permukiman di Bukit Duri, dilakukan Pemprov DKI Jakarta hari ini, Selasa (11/7/2017). Ratusan rumah di empat RT di Bukit Duri diratakan den

Joko Supriyanto
Anak-anak warga Bukit Duri yang direlokasi ke Rusun Rawa Bebek, Jakarta Timur. 

WARTA KOTA, CAKUNG - Penertiban permukiman di Bukit Duri, dilakukan Pemprov DKI Jakarta hari ini, Selasa (11/7/2017).

Ratusan rumah di empat RT di Bukit Duri diratakan dengan tanah sebagai dampak normalisasi sungai Ciliwung.

Setidaknya dalam penertiban tersebut warga Bukit Duri direlokasi ke Rusun Rawa Bebek, Jakarta Timur.

Pantauan Warta Kota belum terlihat warga yang datang dari Bukit Duri untuk membawa barang-barang untuk dipindahkan ke Rusun.

Namun sebagian warga lebih memilih pindah jauh-jauh hari sebelum penertiban kawasan Bukit Duri dilakukan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Ida (32) ex warga Bukit Duri, ia mengatakan sudah satu minggu menempati Rumah Susun Rawa Bebek.

Ia memutuskan untuk pindah lantaran sudah mendapatkan surat peringatan dari kelurahan untuk segera mengosongkan tempat tinggal mereka.

"Udah seminggu menempati Rusun, gak enaknya kalo disini harus naik turun tangga kalo disana kan ngak," katanya saat ditemui di Rusun Rawa Bebek, Selasa (11/7/2017).

Selain itu ia mengaku sangat senang jika nantinya Rusunawa bisa diubah menjadi dengan Rusunami seperti yang menjadi janji Anies saat pilgub 2017 waktu lalu.

"Seneng pastinya, kalo nanti disuruh cicilan misalnya berapa bulan, kami mau saja," katanya.

Berbeda dengan Ida justru Tabrizi (61) salah satu warga Bukit Duri yang pindah ke Rusun Rawa Bebek, walau ia baru satu minggu menempati Rusun yang berada di lantai lima menurutnya justru membuat akses ia bekerja lebih jauh.

"Transportasi lambat kerja pun jadi terlambat, pengeluaran jadi bertambah," katanya.

Pria yang bekerja di kawasan Bali Mester ini terpaksa harus pulang pergi untuk bekerja, bahkan ia menyebut jumlah armada busway yang melayani rute Rusun Rawa Bebek ke Kampung Melayu kurang.

Walau rumah miliknya yang berada di RT 04 Bukit Duri kini telah diluluh lantaran oleh alat berat, ia mengaku tidak mau melihat proses pembongkaran yang dilakukan oleh Pemprov.

"Ngak, saya gak mau lihat, sedih kalo lihat mah," katanya. (Joko Supriyanto)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved