Breaking News:

Uang Beli Mobil Bekas Arafah Rianti Diduga Digelapkan

Niat baik komika dan artis peran Arafah Rianti (19) untuk membantu kakaknya membeli mobil, rupanya tidak berjalan dengan mulus.

Editor: Andy Pribadi
Arie Puji Waluyo
Arafah Rianti saat menggelar jumpa pers di Kantor HBL Law Firm, Belleza Office Tower Permata Hijau, Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017) bersama kuasa hukumnya, Henry Indraguna. 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO‬‬

WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA -- Niat baik komika dan artis peran Arafah Rianti (19) untuk membantu kakaknya membeli mobil, rupanya tidak berjalan dengan mulus.

Arafah dan kakaknya harus menerima hal pahit, dimana mereka sudah membayar lunas mobil bekas dengan membelinya melalui online, yakni mobil Honda Mobilio tahun 2014 seharga Rp. 138 juta, tetapi belum menerima BPKB nya.

"Arafah beli mobil bekas. Saat pembayaran pertama gak dikasih (BPKB). Pembayaran kedua juga gak dikasih, eh ketiga BPKB juga gak dikasih. Sampai berbulan-bulan akhirnya gak dateng juga BPKB," kata Arafah Rianty.

Hal itu ia katakan saat menggelar jumpa pers di Kantor HBL Law Firm, Belleza Office Tower Permata Hijau, Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017) bersama kuasa hukumnya, Henry Indraguna.

Pembelian mobil tersebut diakui oleh finalis Stand Up Comedi Academy (SUCA) ini, merupakan hasil patungan dengan sang kakak.

Arafah mengeluarkan uang Rp. 100 juta da sang kakak Rp. 38 juta. Ia mengatakan uang yang dikeluarkan hasil jerih payahnya selama satu tahun belakangan ini.

"Uang Rp. 100 juta itu uang deposito Arafah. Itu uang yang dikumpulin selama stand up dan sinetron selama ini," ucap Arafah.

Mengenai tiga kali pembayaran, Arafah membayar kepada Kima dengan mentransferkan uang di ATM dengan pembayaran pertama Rp. 38 juta untuk DP pada 20 Maret 2017.

Seminggu kemudian, Arafah kembali membayarkan mobil itu dengan mengirimkan uang sebesar Rp. 55 Juta. Pembayaran ketiga pada 17 April 2017 sebesar Rp. 45 juta.

Kuasa hukum Arafah, Henry Indraguna menjelaskan bahwa pihaknya sudah mencari tahu mengenai BPKB mobil bekas Arafah, rupanya berada di lising yang diduga digadaikan oleh penjual, yang bernama Kima Melati.

"Setelah kami telusuri rupanya BPKB nya ada di lising Buana Finance. Kima belum melunasi uang pembelian ke lising yang masih menyisakan Rp. 103 juta. BPKB nya masih di lising," jelas Henry Indraguna.

Lanjut Henry, setelah pihaknya meminta kepada Kima, rupanya uangnya masih ditangan penjual mobil Arafah dan belum diberikan kepada lising.

"Tapi uangnya cuman ada sebagian. Katanya dipakai buat usaha. Ini enggak benar kan. Kami menduga uang Arafah digelapkan oleh Kima. Sehingga bisa dikenakan pasal 372 dan 378 KUHP. Dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," ujar Henry Indraguna. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved