Mengapa Polisi Tak Perlu Lanjutkan Kasus Kaesang, Ini Jawaban Rinci Lembaga Pengkajian ICJR

Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) mendukung penegak hukum yang tidak melanjutkan pelaporan atas Kaesang Pangarep ke Kepolisian.

Mengapa Polisi Tak Perlu Lanjutkan Kasus Kaesang, Ini Jawaban Rinci Lembaga Pengkajian ICJR
instagram
Kaesang Pangarep 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) mendukung penegak hukum yang tidak melanjutkan pelaporan atas Kaesang Pangarep ke Kepolisian oleh seseorang yang menilainya telah mengunggah video yang berisi ujuran kebencian.

"Memproses kasus seperti ini akan memberikan anggapan bahwa seluruh bentuk kritik dan ekspresi bisa dianggap sebagai ujaran kebencian dan perlu diproses hukum," kata Direktur Eksekutif ICJR, Supriyadi W Eddyono, dalam pernyataan resmi ICJR di Jakarta, Kamis (6/7/2017) menanggapi kasus tersebut.

Institute for Criminal Justice Reform, disingkat ICJR,  adalah lembaga kajian independen yang memfokuskan diri pada reformasi sistem peradilan pidana dan hukum di Indonesia pada umumnya.

Seperti diketahui, Kaesang Pangarep dilaporkan ke Kepolisian pada 2 Juli 2017 oleh seseorang yang menilai Kaesang telah mengunggah video yang memuat  ujuran kebencian.

Dalam Video yang dilaporankan ke Kepolisian itu, Kaesang memberikan pendapat dan mengekspresikan pandangannya atas beberapa fenomena dan kasus–kasus yang sedang hangat terjadi.

Akan tetapi Kepolisian memutuskan untuk tidak memproses laporan atas kasus dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian dengan terlapor Kaesang Pangarep, yang diketahui publik sebagai putra Joko Widodo, Presiden RI saat ini.

"Laporannya mengada-ada. Kami tidak akan tindak lanjuti laporan itu," kata Wakil Kepala Polri Komjen Pol Syafruddin di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Menurut Wakapolri, kasus yang dilaporkan itu tidak memiliki alasan rasional sehingga Polri tidak akan menindaklanjuti laporan tersebut.

ICJR yang memandang laporan terhadap Kaesang tidak perlu diproses lebih lanjut mendukung sikap Kepolisian, dengan alasan, akan muncul sejumlah dampak jika Polisi memproses kasus-kasus seperti ini. Ada beberapa catatan yang ditegaskan ICJR.

Pertama, Polisi harus berhati-hati dalam menentukan apakah yang dilakukan Kaesang merupakan ujaran kebencian atau bukan.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved