Arafah Lancarkan Somasi ke Penjual Mobil Bekas

Komika dan artis peran Arafah Rianti (19) harus rela menunda membahagiakan kaka dan keluarganya.

Arafah Lancarkan Somasi ke Penjual Mobil Bekas
Arie Puji Waluyo
Arafah Rianti saat menggelar jumpa pers di Kantor HBL Law Firm, Belleza Office Tower Permata Hijau, Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017) bersama kuasa hukumnya, Henry Indraguna. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA - Komika dan artis peran Arafah Rianti (19) harus rela menunda membahagiakan kaka dan keluarganya.

Pasalnya, uang deposito atau tabungan Arafah selama ini yang sudah terkumpul sebesar Rp 100 juta itu diduga digelapkan oleh penjual mobil bekas yang ingin dibeli kakaknya itu.

"Itu kan uang Arafah sama abang patungan. Awalnya yang mau beli mobil bekas Honda Mobilio itu abang. Nah abang minta patungan, jadi Arafah kasih uang deposito. Eh ketipu deh abang Arafah," kata Arafah Rianti.

Hal itu ia katakan saat menggelar jumpa pers di Kantor HBL Law Firm, Belleza Office Tower Permata Hijau, Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017) bersama kuasa hukumnya, Henry Indraguna.

Arafah menambahkan, setelah dilunasi mobil tersebut sebesar Rp 138 juta, BPKB mobil belum diraihnya dari tiga bulan lalu.

Padahal, pajak mobil bekas yang dibeli Arafah dan kakaknya itu mati dan harus diperpanjang satu tahun kedepan.

"Karena pajaknya mati kan, ibu mau perpanjang pajaknya. Tapi butuh BPKB kan, tapi enggak ada. Nah kita udah minta BPKB nya, tapi enggak dateng-dateng atau dikasih sama penjualnya (Kima Melati)," ucapnya.

Karena memang sudah geram meminta BPKB tapi tidak diberikan oleh Kima Melati, Arafah dan kakaknya pun menggunakan proses hukum agar Kima jera.

"Karena Arafah nggak bisa ngurusin dan abang juga nggak bisa juga, akhirnya prosedur hukum. Rencananya mau berikan somasi dulu," ujar Arafah Rianti.

Kuasa hukum Arafah, Henry Indraguna mengatakan bahwa besar dugaan pihaknya bahwa mobil bekas yang dibeli Arafah dan kakaknya digelapkan oleh Kima Melati.

Pasalnya, Arafah sudah membayar lunas mobil tersebut sebesar Rp 138 juta tetapi belum memperoleh BKPB yang harusnya sudah didapatkan.

Henry menegaskan, permintaan kliennya itu akan memberikan somasi kepada Kima Melati selama tiga kali 24 jam.

"Setelah ini, kami langsung memberikan somasi 3x24 jam selama dua kali atau sekitar satu minggu kedepan," ungkapnya.

Lanjut Henry, jika memang dalam dua kali somasi Kima Melati tidak memberikan BPKB Mobil milik Arafah, maka proses hukum akan terus dilanjutkan ke pihak yang berwajib.

"Rencananya kami akan lapor ke polisi jika tidak ada itikad baik setelah somasi," kata Henry Indraguna. (Arie Puji Waluyo)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved