Mudik 2017

Pendatang Baru di DKI Jakarta Harus Lapor ke RT/RW

Guberur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta agar para pendatang baru segera melaporkan kedatangannya kepada pengurus RT dan RW setempat.

Pendatang Baru di DKI Jakarta Harus Lapor ke RT/RW
cpps.or.id
Pendatang baru di terminal. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Guberur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta agar para pendatang baru segera melaporkan kedatangannya kepada pengurus RT dan RW setempat.

"Tiba di Jakarta, pendatang harus langsung lapor kepada RT dan RW yang ada di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing," kata Djarot di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (5/7/2017).

Menurut dia, seluruh pendatang baru harus memiliki tujuan yang jelas, jaminan tempat tinggal serta surat pengantar dari pengurus RT dan RW di daerah asalnya.

"Semua pendatang baru di Jakarta harus punya tujuan yang jelas, mau tinggal di mana dan harus ada surat pengantar dari RT dan RW di daerahnya," ujar Djarot.

Baca: Palangkaraya Dinilai Tak Cocok Dijadikan Ibu Kota Negara Pengganti Jakarta

Lebih lanjut, dia mengimbau kepada seluruh pendatang agar membekali diri dengan pekerjaan atau keahlian khusus sebelum mutuskan untuk datang ke Jakarta.

"Jakarta ini kota yang terbuka untuk siapa saja. Siapa saja boleh datang. Yang tidak diperbolehkan itu kalau datang, kemudian mengemis atau mendirikan bangunan liar," tutur Djarot.

Mantan Wali Kota Blitar itu mengungkapkan apabila kehidupan para pendatang semakin memburuk, misalnya tinggal di gerobak, maka akan dibawa ke panti sosial.

"Dulu kan pernah sampai ada orang-orang yang tinggal di gerobak, tinggal di kereta. Kalau sampai terjadi seperti ini, maka orang-orang itu akan kami bawa ke panti-panti sosial," ungkap Djarot.  (Antara)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved