Polisi Diteror

Jusuf Kalla: Kalau Dia Islam Betul, Masa Orang Salat Ditikam?

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai penikam anggota Brimob di Masjid Falatehan pekan lalu, salah memahami Agama Islam yang sesungguhnya.

Jusuf Kalla: Kalau Dia Islam Betul, Masa Orang Salat Ditikam?
TRIBUNNEWS/AMRIYONO PRAKOSO
Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (11/4/2017). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai penikam anggota Brimob di Masjid Falatehan pekan lalu, salah memahami Agama Islam yang sesungguhnya.

Sehingga, kata JK, apa yang diterapkan pun menjadi keliru.

"Kalau dia Islam betul, masa orang salat ditikam? Jadi, bukan Islam yang benar kalau begitu," kata JK di kantornya, Jakarta, Selasa (3/7/2017).

Baca: Penusuk Dua Anggota Brimob di Masjid Falatehan Lone Wolf

Hal yang sama juga dikatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius, yang menjelaskan pelaku teror pada umumnya belum pernah mendapat pelatihan khusus serta ikut jaringan teror, namun terinspirasi melalui propaganda dunia maya.

"Yang kayak gini pemahaman agamanya enggak tinggi-tinggi amat, tapi kan punya pemahaman, kan?" tuturnya di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jakarta Pusat, Senin (3/7/2017). (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved