Breaking News:

Dishub Depok: Angkot Wajib AC untuk Peningkatan Pelayanan ke Penumpang

Selain itu kata Gandara kebijakan ini dibuat juatru untuk kepentingan para sopir angkot itu sendiri.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Angkot di terminal sementara di halaman Stadebar yang beroperasi di Depok. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Depok, Gandara Budiana mengaku sangat mendukung upaya Kementerian Perhubungan yang akan mewajibkan angkot di Jabodetabek menggunakan AC pada 2018 mendatang.

Menurutnya hal itu dilakukan sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat pengguna angkot.

"Jadi kebijakan ini untuk memberikan peningkatan layanan ke pengguna angkot. Supaya mereka lebih mendapatkan rasa nyaman saat naik angkot," kata Gandara, Selasa (4/7/2017)

Selain itu kata Gandara kebijakan ini dibuat juatru untuk kepentingan para sopir angkot itu sendiri.

"Supay angkot tidak ditinggalkan masyarakat penggunanya dan mampu bersaing dengan moda transportasi lainnya," kata Gandara.

Sebelumnya sejumlah sopir angkot di Depok menanggapi dingin rencana Kementerian Perhubungan yang mewajibkan angkot di wilayah Jabodetabek harus memiliki AC pada 2018.

Mereka berharap dengan kewajiban itu maka harus ada penyesuaian tarif bagi penumpang dan dipastikan masyarakat menerima penyesuaian tarif tersebut.

"Kalau kami diwajibkan pakai AC, maka idealnya ongkos angkotnya juga harus naik karena disesuaikan dengan tambahan pengeluaran untuk rawat AC dan lainnya," kata Harto, awak angkot D 102 jurusan Cinere-Lebak Bulus, Selasa (4/7/2017).

Ia mengaku belum mendengar rencana ini karena belum ada sosialisasi dari pihak manapun.

Hal senada dikatakan Dede, awak angkutan D 05 juruasan Depok-Bojonggede. Menurutnya dengan menggunakan AC maka otomatis penggunaan bensin makin boros.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved