PKL di Taman Kota Waduk Pluit Ngeyel Meski Sudah Disediakan Lokasi Berjualan

Mereka itu sempat dibina agar mereka berjualan di dekat SMK 54 Jalan Inspeksi Waduk Pluit.

PKL di Taman Kota Waduk Pluit Ngeyel Meski Sudah Disediakan Lokasi Berjualan
Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan
Taman Kota Waduk Pluit 

WARTA KOTA, PENJARINGAN -- Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Yani Wahyu Purwoko tanggapi terkait maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) di lingkungan Taman Kota Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (4/7/2017).

Mantan Camat Penjaringan ini pun mengakui kesal terhadap sifat keras kepala para PKL itu di Taman Waduk Pluit.

"Mereka itu sempat dibina agar mereka berjualan di dekat SMK 54 Jalan Inspeksi Waduk Pluit. Karena, lokasi itu adalah, binaan dari Dinas serta Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menegah dan Perdagangan (KUMPKP). Ya, jikalau mereka kembali dagang di sana (Taman Kota Waduk Pluit) berarti jelas mereka yang ngeyel. Harusnya mereka patuhi aturan," tegas Yani, ketika menghubungi Warta Kota.

Dikatakan Yani kembali seharusnya di sekitar Taman Waduk Pluit, sudah tidak ada lagi PKL. Taman Kota Waduk Pluit yang juga dikelola PT Jakarta Propetindo ini, diminta agar bersama-sama meneggakan Peraturan Daerah (Perda).

"Kami (Pemkot Jakarta Utara) yang namanya PKL, harus mendapatkan binaan yang baik ya. Akan tetapi, jikalau kondisi kini di Taman Kota Waduk Pluit seperti itu, bisa saja pedagang itu ngeyel, kan dulu sudah dibina. Atau, pedagang itu merupakan pedagang baru," papar mantan Wakil Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta itu.

Ia melanjutkan,"Kalau mereka ternyata adalah pedagang baru, justru keterusan kita bina kan nantinya, malah enggak ada habis-habisnya ini kalau begini. Kalau begini kondisinya, mau tak mau harus kita tegakkan Perda. Kami bakalan bertindak tegas apabila mereka ngeyel ngotot berdagang di situ (Taman Kota Waduk Pluit)," lanjutnya.

Ia mengatakan, apabila para pedagang yang di Taman Kota Waduk Pluit ialah pedagang yang sempat dibina Pemkot Jakarta Utara, Yani akui, pedagang tersebut sudah ingkari janjinya, agar tak lagi berdagang di area Taman Kota Waduk Pluit.

"Ya jikalau masih ada lagi (PKL) berdagang di Taman Waduk Pluit, tandanya mereka ingkari janji mereka. Kan sudah di bina. Seharusnya di Taman Waduk Pluit sudah tidak diperbolehkan PKL berdagang. Ada aturannya. Seharusnya ya pihak PT Jakpro pun bisa bekerja sama untuk menegakkan Perda bersama-sama. Ini mereka (PKL) masih ngeyel harus ditindak tegas," kata mantan Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Wakadishubtrans) DKI Jakarta ini.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved