Breaking News:

Polisi Diteror

Penikam Dua Anggota Brimob Punya KTP Ganda, di Agam Namanya Junaidi, di Cikarang Bernama Mulyadi

Namun begitu, jika diteliti dengan menggunakan tempat tanggal lahir dan NIK, nama yang tertera adalah Junaidi.

Editor: Yaspen Martinus
istimewa
Pelaku yang menikam dua anggota Brimob usai melaksanakan Salat Isya di Masjid Falatehan, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2017) malam. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrullah mengatakan, penikam dua anggota Brimob, Mulyadi, memiliki KTP ganda.

Hal itu diungkapkan olehnya, setelah melakukan pengecekan terhadap nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) tersangka.

"Iya, KTP yang bersangkutan ganda. Dia terdata di Agam, Sumatera Barat dan Cikarang, Bekasi," jelasnya di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (3/7/2017).

Baca: Bernama Sama dengan Penusuk Polisi, Listrik Rumah Mulyadi Sempat Dipadamkan Polisi

Namun begitu, jika diteliti dengan menggunakan tempat tanggal lahir dan NIK, nama yang tertera adalah Junaidi.

Zudan menegaskan, Mulyadi yang dimaksud oleh pihak kepolisian, benar merupakan seseorang yang bertempat tinggal di Bekasi bersama kakak iparnya.

"Kalau dilihat dari empat unsur yang lain, nama ibu, NIK dan tempat tinggal serta rekam jejak, maka dia benar adalah Mulyadi seperti yang dikatakan oleh pihak kepolisian," urainya. (Amriyono Prakoso)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved