Breaking News:

Tak Mahir Berenang, Dua Pelajar Putri Tewas di Kolam Renang Berkedalaman Lima Meter

Dua pelajar putri ditemukan tewas tenggelam pada Minggu (2/7/2017) saat berenang di sebuah kolam renang di Curug, Kabupaten Tangerang.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Saklah satu pelajar putri yang tewas tenggelam di Kolam Renang Komplek STPI Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (2/7/2017) 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Dua pelajar putri ditemukan tewas tenggelam pada Minggu (2/7/2017) yang diduga saat mereka berenang di Kolam Renang Komplek STPI Curug, Kabupaten Tangerang, Baten.

Kedua korban adalah Siti Maesaroh (14) dan Rahma Oktaviani (14) yang berlamatkan di Panongan, Kabupaten Tangerang.

"Korban diduga kelelahan dan kurang mahir berenang," ujar Kasubag Humas Polres Tangerang Selatan, Iptu Mulyawan pada Minggu (2/7/2017).

Salah satu pelajar yang tewas di Kolam Renang Komplek STPI Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (2/7/2017) yang diduga karena tak mahir berenang.
Salah satu pelajar yang tewas di Kolam Renang Komplek STPI Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (2/7/2017) yang diduga karena tak mahir berenang. (w)

Mulyawan menjelaskan, nasib naas itu berawal saat keduanya bersama rekan-rekan mereka datang ke Kolam Renang secara berombongan dengan menggunakan sepeda motor.

Sebagaimana pengunjung lain, kedua korban bersama rekan-rekannya membeli tiket renang. Di kolam ini tiket untuk anak-anak dipatok Rp. 10.000 dan dewasa Rp. 20.000.

"Korban berenang bersama teman-temannya dengan menggunakan pakaian bebas," ucapnya.

Kolam renang itu memiliki ukuran panjang 50 meter dan lebar 15 meter.

Sementara kedalaman kolam renang itu terbagi menjadi bagian yang berkedalaman 1 meter, 2 meter, dan 5 meter dilengkapi tangga loncat setinggi 10 meter.

Mulyawan juga menambahkan saat itu jumlah pengunjung kolam renang sekitar 40 orang. "Itu terdiri dari berbagai tingakatan usia mulai dari anak-anak hingga dewas," katanya.

Saksi mata yang diperiksa polisi mengatakan, ketika rekan-rekannya mencari-cari, kedua pelajar itu semula tidak terlihat di bagian kolam renang berkedalaman lima meter sehingga mereka berinisiatif menyisir seluruh area kolam.

"Ternyata seteah dicari-cari korban didapati tenggelam di dasar kolam yang berkedalaman lima meter," ujar Mulyawan merekonstruksi keterangan saksi.

Selanjutnya, ketika diangkat, korban sudah tidak bergerak dan tubuhnya dingin. "Sementara dari telinga dan hidunya menegluarkan darah," turu Mulyawan lagi.

Korban pun langsung dilarikan ke Klinik Kesehatan STPI. Tetapi karena klinik itu tutup, keduanya langsung dilarikan ke RS Keluarga Kita, Curug.

"Nyawa korban sudah tidak tertolong, mereka meninggal dunia," papar Mulyawan.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved