SEA Games 2017
Wynne Prakusya: Christopher Rungkat Berhak Menolak Main di SEA Games Jika Tak Didanai Pemerintah
Wynne memaparkan, di belahan negara manapun, pemerintah setempat pasti memberikan sokongan dana kepada atletnya.
WARTA KOTA, SENAYAN - Mantan petenis putri nasional, Wynne Prakusya mengatakan, jika pemerintah menginginkan Christopher Rungkat membawa pulang dua emas di SEA Games 2017, maka bentuk dukungannya harus berbanding lurus.
Wynne menilai, jika pemerintah bersikap abai terhadap perjuangan Christo selama ini, maka sebetulnya Christo bisa saja menolak membela Indonesia di SEA Games 2017, dan tetap fokus pada Grand Slam US Open.
Christo yang malang melintang di sejumlah turnamen internasional demi menorehkan namanya di panggung-panggung tenis kenamaan dunia selama ini, pergi dengan mengandalkan dana pribadi dan sponsor.
Baca: Christopher Rungkat Bosan Jadi Runner Up Terus
"Saya rasa pemerintah harusnya memberikan bantuan dana buat Christo sebagai bentuk support, karena tenis bukanlah olahraga murah," kata Wynne, Jumat (30/6/2017).
Wynne memaparkan, di belahan negara manapun, pemerintah setempat pasti memberikan sokongan dana kepada atletnya. Dana tersebut, kata Wynne, bisa berupa bantuan untuk biaya turnamen, atau membayar pelatih.
"Kalau dana itu semua tidak ada, Christo berhak untuk menolak. Untuk uang tiket dia balik ke Indonesia saja sudah mahal," ucap Wynne. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170511-christopher-rungkat_20170511_141841.jpg)