Anggota Polres Dompu NTB Nyaris Ditabrak Lalu Ditodong Airsoft Gun, Pelaku Berhasil Diringkus

Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, modus penyerangan yang dilakukan adalah menabrak anggota piket Polres Dompu menggunakan mobil.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH - Aksi penyerangan terhadap anggota Polri kembali terjadi. Kali ini terjadi di Pos Penjagaan Polres Dompu, Nusa Tenggara Barat, Rabu (28/6/2017) pukul 00.10 WITA.

‎Pelaku penyerangan bernama Ahmad Soalihin (34), warga Dusun Saka, Desa Manggeasi, Kabupaten Dompu, berhasil dibekuk dan kini diamankan di Polres Dompu.

Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, modus penyerangan yang dilakukan adalah menabrak anggota piket Polres Dompu menggunakan mobil, dan meletuskan airsoft gun ke anggota piket.

Baca: Dua Teroris Lompati Pagar Mapolda Sumut Lalu Gorok Polisi, Satu Pelaku Tewas Ditembak

"Beruntung atas peristiwa ini tidak ada korban jiwa, saat ini kondisi di Dompu sudah kembali kondusif," ujar Rikwanto.

Rikwanto menjelaskan, penyerangan bermula saat pelaku bersama istri dan anaknya datang dari arah Bima menuju Dompu.

Lalu, pelaku menurunkan istrinya di Mata Air Madapangga, Desa Ndano, Madapangga, Bima. Sementara, sang anak dibawa pelaku menggunakan Avanza DR 1655 YZ hitam, dengan tujuan ingin membunuh anak kandungnya.

Baca: Dua Teroris Penyerang Polda Sumut Ingin Rebut Senjata Polisi Namun Gagal

Istri pelaku lalu menelepon kakak pelaku yang adalah anggota di Polres Dompu, dengan maksud agar sang kakak mencegah niat pelaku membunuh anak kandungnya.

"Kakak pelaku dan keluarga lalu melaporkan kejadian tersebut ke Piket Penjagaan Mapolres Dompu," ucap Rikwanto.

Tiba-tiba pelaku bersama anak kandungnya tiba di Polres Dompu menggunakan mobil, dan mengarahkan mobilnya ke samping pos penjagaan sambil berkata kasar.

Baca: Tersangka Penyerangan Polda Sumut Bertambah Satu, Ini Perannya

Selang beberapa lama, pelaku memundurkan mobilnya di depan Sat Lantas Polres Dompu dengan kecepatan tinggi, dan berniat menabrakkan mobil ke anggota piket Penjagaan Mapolres Dompu.

Namun pelaku berubah pikiran, dan malah menghentikan mobilnya di depan Tugu Mapolres Dompu. Kemudian dia keluar dari mobil, mengancam menodongkan airsoft gun ke arah anggota piket Pos Penjagaan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved