Rabu, 8 April 2026

Teroris Serang Mapolda Sumut

Kapolri Duga Penikam Polisi di Sumut Sel dari Kelompok JAD

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mendapatkan laporan bahwa penikam anggota Polda Sumatera Utara diduga dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

HO/Polda Sumut/Mustaqim Indra Jaya
Dua terduga terotis menyerang pos II penjagaan pintu keluar Markas Polda Sumatera Utara di Jalan Sisingamangaraja, Minggu (25/6/2017) dini hari. Syawaluddin Pakpahan (kanan) mengalami luka tembak, dan seorang terduga lainnya (kiri, belum teridentifikasi) tewas ditembak polisi. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mendapatkan laporan bahwa penikam anggota Polda Sumatera Utara diduga dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Ini memang kami sudah mensinyalir ada sel dari kelompok JAD," ujar Tito usai menghadiri halalbihalal di Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (25/6/2017).

Tito mengatakan, aparat kepolisian sebetulnya sudah mensinyalir akan ada aktivitas dari kelompok ini.

Baca: BREAKING NEWS: Satu Anggota Polda Sumatera Utara Tewas Ditikam Teroris

"Dari kelompok JAD yang punya intelijen, dan punya niat untuk melakukan serangan di sana. Makanya minggu lalu ada tiga orang ditangkap, dua minggu lalu," ucap Tito.

Saat ini, ucap Tito, pihaknya tengah mendalami tindak pidana dan melakukan pengembangan lebih lanjut.

"Satu orang meninggal, satu orang lagi terluka tapi masih hidup. Sekarang kami lagi kembangkan," kata Tito.

Baca: Densus 88 Mabes Polri Temukan Bendera, Buku, dan VCD tentang ISIS di Rumah Penyerang Polda Sumut

Diberitakan sebelumnya, dua terduga teroris melompat pagar, kemudian melakukan penyerangan terhadap Aiptu Martua Sigalingging yang sedang beristirahat di pos penjagaan Mapolda Sumut.

Penyerangan dengan cara penusukan itu membuat Aiptu Martua meninggal dunia. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved