TATA Motor Pilih Fokus Mobil Komersial
Saat ini Tata Motors baru menjalankan operasional di Indonesia selama 3,5 tahun, sehingga masih banyak yang lebih penting harus dikerjakan
WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- KENDARAAN penumpang (passanger car) memang menjadi jenis kendaraan yang laris manis di pasar otomotif tanah air.
Namun hal itu tidak lantas membuat PT Tata Motors Distribution Indonesia (TMDI) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Tata Motors di Indonesia turut memasarkan produk kendaraan penumpang di Indonesia.
“Kami punya banyak hal yang bisa ditawarkan, tapi kami tidak bisa membawa semuanya dalam satu waktu. Kami akan lakukan selangkah demi selangkah. Maka, saat ini Kami masih fokus memasarkan kendaraan komersial,” kata Presiden Direktur TMDI Biswadev Sengupta di sela-sela acara Buka Puasa Bersama Media di Paregu Restaurant, Jl Sultan Iskandar Muda, Jakarta , Senin (12/6).
Dipaparkan, memasok produk bukan hanya masalah menjualnya saja. Namun, juga harus bertanggung jawab atas layanan purna jual produk tersebut dan juga ketersediaan suku cadang.
Maka, menurutnya, saat ini Tata Motors baru menjalankan operasional di Indonesia selama 3,5 tahun, sehingga masih banyak yang lebih penting harus dikerjakan selain memperluas segmentasi produk.
“Kami ingin fokus dulu untuk memperkuat citra merek Tata Motors, meningkatkan kualitas diler, dan memperkuat jaringan. Sesudah ini berjalan, baru kemudian menambah segmentasi produk kendaraan penumpang,” ujar Biswadev.
Saat ini, penjualan produk Tata Motors didominasi model pikap seperti Super Ace, serta Ace EX dan Xenon. Kemudian disusul produk truk besar, yakni Prima.
“Sekarang kami ingin sasar dump truck, mungkin di GIIAS 2017 akan kita tampilkan produk dump truck. Jadi segmentasinya Kami ke pikap, light truck, heavy truck, light dump truck, heavy dump truck, dan bus,” paparnya.
Bus tingkat
Terkait dengan mobil komersial, terutama untuk model bus tingkat yang kini tengah tren dioperasikan oleh sejumlah perusahaan otobus (PO) di Indonesia, TMDI menilai hal ini sebagai sesuatu yang positif. Kemampuan bus tingkat untuk mengangkut lebih banyak orang ketimbang bus biasa, mempunyai potensi mengurai kemacetan di jalan raya.
"Saya pikir bus tingkat itu solusi yang sangat bagus. Tetapi Tata Motors tidak fokus di segmen itu untuk sekarang. Big bus, bus double decker, bus hybrid, dan lain-lain adalah fase kami selanjutnya," tandas Biswadev. (dip)
Tata Lebaran Care 2017
• Dua Program : Servis Gratis 12-23 Juni 2017 & Bengkel Siaga 24 Juni-2 Juli 2017
• Operasional Bengkel Siaga : Pukul 08.00-20.00
• Lokasi Bengkel Siaga : Jalur mudik antara lain Cikarang, Cirebon, Malang, Solo, Semarang, Jombang, Surabaya, dan Lampung
• Gratis : Jasa pemeriksaan untuk seluruh pemilik produk Tata Motors
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170623tata-motors-pilih-fokus-mobil-komersial_20170623_215853.jpg)