Jojo Keok, Praveen/Debby Harapan Terakhir Indonesia di Australia

Praveen Jordan /Debby Susanto menjadi tulang punggung terakhir Indonesia di Australia Open Super Series 2017.

Penulis: | Editor: Max Agung Pribadi
PBSI
Praveen Jordan/Debby Susanto 

WARTA KOTA, SYDNEY-Praveen Jordan /Debby Susanto menjadi tulang punggung terakhir Indonesia di Australia Open Super Series 2017.

Praveen/Debby menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke babak perempat final setelah dua tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie disingkirkan Tiongkok.

Setelah Ginting lebih dulu dipulangkan Chen Long setelah kalah straight gim 21-10, dan 21-13, Jojo menyusul rekannya angkat koper usai ditaklukkan Lin Dan dengan skor 14-21, dan 19-21.

Selain kalah jam terbang oleh Lin Dan, Jojo mengaku kekalahannya juga disebabkan oleh gangguam teknis pada raketnya.

"Senar raket saya sedikit bermasalah, jadi arah pukulannya kerap berubah. Tapi di samping itu semua, saya memang masih kalah pengalaman dengan Lin Dan. Dia bisa dengan mudah membaca bola-bola saya, " kata Jojo.

Sementara itu, Praveen /Debby bertekad terus melaju dan terus memperbaiki kesalahan-kesalahan mereka agar bisa mempertahankan kemenangan di perempat final nanti.

"Kami akan jaga penampilan kami. Tadi kami berhasil main bersih dan jarang membuat kesalahan. Tinggal dipertahankan saja, " kata Debby. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved