Remaja yang Diamankan Keheranan Dibawa Pihak Kepolisian

Sebanyak 99 remaja diamankan saat melakukan kegiatan Sahur on The Road di kawasan Menteng, Kemayoran, Gambir dan Tanah Abang pada Selasa (20/6) dini h

Remaja yang Diamankan Keheranan Dibawa Pihak Kepolisian
Rangga Baskoro
Sebanyak 99 remaja yang diamankan saat melakukan kegiatan Sahur on The Road di kawasan Menteng, Kemayoran, Gambir dan Tanah Abang pada Selasa (20/6) dini hari tadi. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, SENEN -- Sebanyak 99 remaja diamankan saat melakukan kegiatan Sahur on The Road di kawasan Menteng, Kemayoran, Gambir dan Tanah Abang pada Selasa (20/6) dini hari tadi.

Dari 99 remaja, 8 orang diantaranya dipisahkan lantaran membawa senjata tajam. Pengamanan yang dilakukan pihak Polsek Metro Jakarta Pusat dipertanyakan oleh sebagian remaja lainnya.

Pasalnya, mereka tidak terbukti membawa senjata tajam, mereka juga mengaku tidak menyebabkan keonaran yang berujung kericuhan.

"Gak ngerti kenapa diamankan. Saya bertiga cuma bawa makanan buat sahur di jalan," tutur Fikri (15) di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Selasa (20/6).

Fikri yang hendak melakukan SOTR di kawasan Bundaran HI langsung dihadang aparat kepolisian yang saat itu melakukan operasi cipta kondisi. Tanpa pandang bulu, aparat kepolisian mengamankan para remaja tanpa memberitahukan alasannya.

"Pas kami jalan di dekat Bundaran HI, ada razia, terus Pak Polisinya bilang 'berenti, minggir,' terus langsung disuruh duduk. Gak tahunya malah dibawa ke sini (Mapolsek Metro Jakarta Pusat)," kata Abdul.

Dalam operasi cipta kondisi kemarin, sebanyak 99 orang remaja diamankan. Di kawasan Gambir ada 21 remaja dibawa pihak kepolisian, daerah Tanah Abang 5 orang dan kawasan Menteng sebanyak 73 orang. (*)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved