Tetap Aktif Menjelang Menstruasi

Lucy Show IYS, mentor KAPHA Yoga Hijaber Indonesia mengatakan, yoga membantu meredakan rasa nyeri menjelang dan saat-saat menstruasi.

WARTA KOTA, KEMANG -- Pada hari-hari menjelang menstruasi, kaum perempuan sering mengalami kondisi fisik dan psikologis yang tidak mengenakan atau dikenal dengan PMS (Pre- Menstruasi-Syndrome). Yoga diyakini membantu mengatasi masalah ini.

Pada masa tersebut, suasana krengki seperti murung dan mudah marah. Padahal pada bulan Ramadan pun perempuan masih harus menjalani puasa.

"Saya juga suka mengurangi aktivitas fisik dan kadang mengalami krengki saat mendekati menstruasi," kata Annisa N.Nugraha, influenser dengan 61,3 ribu pengikut, saat berlangsungnya acara Yoga Ngabuburit with Kiranti, di Lippo Mal Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (17/6).

Pada masa PMS tak sedikit perempuan yang enggan melakukan aktivitas fisik karena menganggap tubuh kian lemas. Padahal kenyataannya tidak seperti itu.

Tetap beraktivitas seperti melakukan yoga, tak hanya mengurangi PMS tapi juga mengurangi rasa nyeri ketika menstruasi terjadi.

Lucy Show IYS, mentor KAPHA Yoga Hijaber Indonesia mengatakan, dengan melakukan yoga yang disesuaikan dengan kondisi tubuh, rasa nyeri ketika menstruasi dapat mereda.

"Dengan yoga, otot-otot menjadi lebih rileks," katanya pada kesempatan yang sama.

Selain itu yoga juga dapat membantu menenangkan pikiran dan membuat perempuan masuk pada momentum fresh. Emosi dapat diatur kembali.

Pada masa puasa yoga selain dapat membantu menahan lapar dan dahaga juga membantu melatih kesabaran.

Salah satu gerakan yoga pencegah nyeri haid (terutama pada bagian pinggang) yang bisa dilakukan pada saat bulan puasa yaitu Bhujangsana/pose cobra.

Gerakan yoga ini dimulai dengan posisi tidur tengkurap, kaki dibuka selebar pinggul, punggung kaki paralel lurus kebelakang, telapak tangan di samping dada, dan siku ditekuk ke atas.

Tarik nafas, putar bahu ke belakang, dan angkat dada ke atas. Ulangi gerakan ini 4-5 kali.

"Pose ini sangat bagus untuk mengurangi rasa pegal di pinggang dan juga nyeri perut. Hal ini disebabkan karena setiap gerakan yoga memiliki efek terapis yang berfungsi untuk memperlancar peredaran darah di seluruh tubuh,"papar Lusy.

Head of Corporate and Marketing Communication OT Harianus Zebua mengatakan Kiranti telah diproduksi selama 23 tahun dan telah banyak membantu wanita untuk meminimal kondisi tidak mengenakan saat menstruasi seperti nyeri dan krengki.

Dianjurkan mengonsumsi Kiranti tiga hari sebelum, saat menstruasi, dan tiga hari sesudahnya.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved