Hasil Merampok di SPBU Daan Mogot untuk Kampanye Kades
Bahkan, lanjut Aris, DTK mengaku saat ini sudah memiliki tim sukses untuk pengumpulan massa yang membutuhkan dana besar.
Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Murtopo
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf
WARTA KOTA, SEMANGGI -- Polisi berhasil menangkap DTK, pelaku perampokan yang menewaskan Davidson Tantono (31), di SPBU 34-11712 Jalan Daan Mogot, KM 12, Cengkareng, Jakarta Barat.
Polisi pun dibuat tercengang setelah mendengar pelaku mengaku peruntukan uang hasil rampok tersebut.
"DTK mendapatkan jatah hasil merampok sebesar Rp 24 juta. Pelaku mengaku uang tersebut untuk dana kampanye. Dirinya sedang berkampanye untuk maju sebagai calon kepala desa, Pardasuka, Lampung Selatan," kata AKBP Aris Priyono, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, ketika dikonfirmasi, Minggu (18/6/2017).
Dalam aksi perampokan tersebut, DTK bersama kawanannya lainnya, IR, TP dan M, berhasil merampok Davidson, sebesar Rp 350 juta.
Uang tersebut pun dibagi-bagi sesuai dengan tingkat kesulitan peran masing-masing pelaku.
"Uang Rp 24 juta itu untuk modal DTK sebagai calon kepala desa. Karena saat ini sudah masuk masa kampanye. DTK sedang memgumpulkan massa, karena itu butuh uang banyak," katanya.
Bahkan, lanjut Aris, DTK mengaku saat ini sudah memiliki tim sukses. Karena iti dana yang dibutuhkan untuk pengumpulan massa dan tim sukses tidak sedikit.
"DTk sudah menjanjikan bahwa dirinya siap mengeluarkan dana dengan jumlah besar. Dia bilang," Sudah, masalah uang gampang. Saya carikan' begitu," katanya.
Seperti diketahui, polisi berhasil membekuk empat pelaku. Namun, diduga masih ada pelaku lainnya, salah satunya yang dijuluki Kapten.
Sementara, polisi telah menembak mati IR, Wakil Kapten, karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap di Bogor, Jawa Barat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170614-tembak_20170614_201659.jpg)