Ratu Atut Dituntut Delapan Tahun Bui, Denda Rp 250 Juta, dan Bayar Uang Pengganti Rp 3,8 Miliar

Bekas Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dituntut pidana delapan tahun penjara, dan denda Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan.

Ratu Atut Dituntut Delapan Tahun Bui, Denda Rp 250 Juta, dan Bayar Uang Pengganti Rp 3,8 Miliar
Warta Kota/henry lopulalan
Ratu Atut Chosiyah 

WARTA KOTA, KEMAYORAN - Bekas Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dituntut pidana delapan tahun penjara, dan denda Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan.

Ratu Atut dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, terkait pengadaan alat kesehatan Rumah Sakit Rujukan Provinsi Banten.

"Menjatuhkan pidana berupa pidana penjara selama delapan tahun dan denda Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan penjara," kata Jaksa KPK Budi Nugraha, saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Baca: Baru Kenal Enam Bulan, Ini yang Bikin Kalina Ocktaranny Mau Dinikahi Hendrayan

Ratu Atut Chosiyah juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 3.859.000.000.

"Menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti Rp 3.859.000.000, yang diperhitungkan dari seluruh uang yang terlah dikembalikan terdakwa ke negara sejumlah Rp 3.859.000.000," imbuh Budi Nugraha.

Menurut Budi Nugraha, uang tersebut sebelumnya telah dikembalikan oleh Ratu Atut kepada negara melalui rekening KPK secara bertahap sejak pertengahan 2015.

Baca: Rizieq Shihab Sebenarnya Ingin Pulang tapi Dicegah, Ini Alasannya

"Bahwa pada uang tersebut dengan total Rp 3.859.000.000 dirampas untuk negara," imbuhnya.

Ratu Atut dinilai terbukti melanggar pasal 3 jo pasal 18 UU 31/1999, sebagaimana diubah dalam UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Ratu Atut juga dinilai terbukti melanggar dakwaan kedua alternatif pertama, pasal 12 huruf e UU 31/1999, sebagaimana diubah dalam UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ratu Atut Chosiyah didakwa merugikan keuangan negara Rp 79.789.124.106,35, dan memperkaya diri sendiri sebesar Rp 3.859.000.000. (*)

Penulis:
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved