Suara Warga

Perlu Peningkatan Keamanan di Setiap Gerbong KRL

Ian langsung berbalik badan menghadap kepada bapak tersebut. Ian cekik leher lelaki itu, dan juga menamparnya.

Perlu Peningkatan Keamanan di Setiap Gerbong KRL
Acep Nazmudin
Penumpang KRL Commuter Line. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Nama saya Ade yuniar. Saya akan menceritakan pengalaman pribadi yang terjadi pada rekan kerja saya dengan insial Ian. Usianya 21 tahun.

Kejadian ini pada hari Kamis tanggal 8 Juni 2017. Pada pukul 05.45 WIB, Ian berangkat kerja menaiki KRL dari Stasiun Citayem menuju Palmerah.

Sekitar 10 menit kemudian sampailah di Stasiun Depok dan keadaan gerbong begitu padat sehingga ia kesulitan untuk bergerak.

Tepat di belakang ia ada seorang bapak berbadan kurus, berkulit coklat bersih dan mengenakan kemeja krim garis-garis umurnya sekitar 37-40 tahun, tiba-tiba dia seperti bersandar dibelakang Ian.

Ian masih berpikir positif karena kondisi KRL sangat sesak, kejadian seperti itu pun sudah lumrah terjadi.

Tetapi semakin lama Ian merasa aneh dengan tingkah orang itu, yang tidak wajar.

Dia semakin menyandarkan tubuhnya kepada Ian, hingga bagian sensitifnya (alat vital) terasa menempel di belakang Ian, kemudian mulai menggerakan alat vital tersebut.

Ian pun merasa risih dan terganggu. Sampai beberapa stasiun terlewati, orang itu masih melancarkan aksinya tersebut.

Mungkin dia merasa Ian hanya diam saja karena posisi KRL yang sangat sesak dan banyak sekali penumpang.

Sampai pada akhirnya Ian merasa geram. Kesabarannya habis karena lelaki itu mulai menyentuh bagian pinggul Ian dengan tanggannya.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved