Sebut Jusuf Kalla Dalangi Pembakaran Gereja, HMI Polisikan Pemilik Akun Facebook Ini

Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta melaporkan pemilik akun Facebook bernama Kang Hasan.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUN/Dennis Destryawan
Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta melaporkan pemilik akun Facebook Kang Hasan, Senin (12/6/2017), lantaran diduga memfitnah HMI dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta melaporkan pemilik akun Facebook bernama Kang Hasan.

Pemilik akun Kang Hasan diduga milik pria bernama Hasanusin Abdurakhman, alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kang Hasan dipolisikan lantaran diduga memfitnah HMI dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

"Alhamdulillah kita sudah diwawancara. Sudah layak dilanjutkan. Minggu depan kita akan dipanggil lagi. Minggu depan gelar perkara," ujar Rubi, Kabid Eksternal HMI cabang Jakarta yang juga sebagai pelapor, di Markas Polda Metro Jaya, Senin (12/6/2017) kemarin.

Baca: Jusuf Kalla Awalnya Tak Ingin Memperpanjang Kasus Pencemaran Nama Baiknya

Status akun facebook Kang Hasan menyebut bahwa JK saat masih menjadi Ketua Umum HMI cabang Makassar, memimpin aksi pembakaran gereja, biara, dan lain-lain.

HMI menganggap Kang Hasan telah mencemarkan nama baik organisasi HMI, serta JK.

Status Facebook itu ditengarai dapat membuat HMI dicap sebagai organisasi yang radikal.

Mereka melaporkan yang bersangkutan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

"Kita melaporkan atas pencemaran nama baik. Kang Hasan yang menulis sosmed tentang bagaimana pembakaran, dia lebih ke pencemaran yang mana membawa nama tokoh juga, Pak JK," jelasnya.

Baca: Jusuf Kalla Takkan Maju di Pilpres 2019, Fadli Zon: Dari 2009 Bilangnya Sudah Mau Pensiun

Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Riduansyah, menyesalkan status yang dibuat oleh Kang Hasan.

Menurutnya, banyak anggota HMI yang geram dengan status itu. Apalagi, status tersebut dianggap telah mencederai demokrasi Indonesia.

"Kalau tidak dituntaskan, maka kemarahan kader-kader HMI sangat tidak bisa diukur. Kami berharap pihak berwajib segera memproses laporan ini," cetus Riduansyah.

Sebelum akhirnya diterima, mereka sempat membawa barang bukti dalam pelaporannya, di antaranya adalah bukti postingan status akun facebook Kang Hasan.

Baca: Jusuf Kalla Suruh Sandiaga Uno Belajar Hormat Saat Upacara Bendera

Pasal yang disangkakan terhadap terlapor adalah pasal 28 ayat 2 Undang-undang No 19 Tahun 2016, atas perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE. Nomor laporannya LP/2499/V/2017/PMJ/Ditreskrimsus, Tanggal 23 Mei 2017.

"Mengenai pencemaran nama baik untuk individu atau masyarakat itu sendiri. Kami, HMI, termasuk dalam kategori tersebut," cetus kuasa hukum HMI, Arie Tuanggoro. (Dennis Destryawan)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved