Rusia Bakal Bangun Pabrik Suku Cadang Sukhoi di Indonesia

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan, pembelian pesawat tempur Sukhoir SU 35 pasti terlaksana.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo memberikan ucapan selamat ulang tahun ke-71 kepada TNI AU, di dalam kokpit pesawat Sukhoi 27/30 Flanker, di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Minggu (9/4/2017). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan, pembelian pesawat tempur Sukhoir SU 35 pasti terlaksana.

Ryamizard memastikan pesawat tempur generasi 4++ sebanyak sepuluh unit itu, datang ke Indonesia.

"Dari dua tahun lalu saya sudah nego(siasi) itu, sudah (pasti datang)," ujarnya kepada wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jakarta Pusat, Senin (12/6/2017).

Baca: Kuasa Hukum Habib Rizieq Nilai Polisi Melanggar Hukum karena Dapatkan Bukti Secara Ilegal

Kapan sepuluh unit pesawat tempur buatan Rusia itu akan tiba di Tanah Air, Ryamizard menyebut hal itu ada di tangan Kementerian Perdagangan (Kemendag), yang ikut menangani pembelian Sukhoi SU 35.

"Itu urusan Kementerian Perdagangan, saya minta beli, kemudian 'G to G' (pemerintah ke pemerintah), tidak ada calo, kemudian ada 50 persen imbal dagang," ungkapnya.

Baca: Sudah Tiga Hari Sakit, Prilly Latuconsina Tumbang Saat Isi Program Sahur

Selain itu, perjanjian antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Rusia terkait pembelian pesawat tempur yang mampu melakukan manuver Pugachev Cobra itu, adalah pembangunan suku cadang pesawat tempur di Indonesia.

"Mereka akan buat pabrik di sini untuk suku cadang, jadi enggak usah bawa-bawa ke Rusia, mahal itu. Jadi nanti yang punya (pesawat) Sukhoi seperti Malaysia, perbaikannya sama kita (saja)," kata Ryamizard. (*)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved