Breaking News:

Gara-gara Kurang Rp 15 Ribu, Bank Ini Harus Dijual, Lho Kok?

Pasalnya, investor merasa khawatir mengenai kemampuan Banco Popular untuk tetap dalam kondisi sehat.

Kompas.com
Ilustrasi bank (Shutterstock) 

WARTA KOTA, JAKARTA - Bank asal Spanyol, Banco Popular dilelang oleh regulator Uni Eropa setelah dinyatakan bakal kolaps. Banco Popular terlilit kredit macet yang menggunung di sektor real estate.

Bank yang membeli Banco Popular akhirnya adalah raksasa perbankan Spanyol, Santander. Yang menarik, harga pembelian Banco Popular yang disepakati Santander hanya 1 euro atau setara sekitar Rp 14.885.

Mengutip CNN Money, Sabtu (10/6/2017), selain harga pembelian 1 euro, Santander menyatakan bakal memperoleh 7 miliar euro dari investor untuk membiayai akuisisi.

Selain itu, Santander juga bakal menginjeksi modal untuk Banco Popular.

Ini adalah pertama kalinya bank kategori gagal diselamatkan dengan menggunakan aturan baru yang dirancang agar para pembayar pajak di Uni Eropa tidak perlu mengucurkan dana talangan atau bail out bagi bank gagal.

Aturan ini diluncurkan dan diimplementasikan pasca krisis keuangan global. Dalam beberapa tahun terakhir, kredit bermasalah telah memberikan masalah bagi lembaga keuangan Spanyol, khususnya perbankan.

Ini terjadi sejalan dengan bubble properti yang terjadi di Spanyol. Dalam beberapa hari terakhir pun, saham Banco Popular telah merosot tajam.

Pasalnya, investor merasa khawatir mengenai kemampuan Banco Popular untuk tetap dalam kondisi sehat.

Santander menyatakan, proses merger dan akuisisi tersebut akan berdampak pada 20 juta nasabah secaa global dan 20 persen pasar pembiayaan Spanyol.

Santander sebelum aksi korporasi tersebut memiliki 190.000 orang pegawai, sementara Banco Popular memiliki 11.000 pegawai. 

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved