Breaking News:

Operasi Pekat, Preman dan PSK Kalijodo Lari Terbirit-birit dan Menyita Ratusan Botol Miras

Nampak warga asli bedeng kumuh itu, memantau akan jalannya operasi, lantaran takut akan adanya penertiban bangunan mendadak.

Penulis: | Editor:
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Sejumlah anggota gabungan, baik kepolisian, TNI, hingga pihak pemerintah daerah (Pemda) DKI Jakarta, kali ini melakukan operasi pekat, di area kolong tol Sedyatmo atau Kalijodo, di Jalan Kepanduan I, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat-Sabtu (9-10/6/2017) ini. Operasi tersebut hanya mengguruduk sebuah bangunan yang dijadikan tempat penginapan pria hidung belang bersama dengan sejumlah wanita penghibur, PUB, hingga klub semata di lokasi, namun juga menyita sekitaran puluhan krat berisikan minuman keras berbagai merk. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN - Sejumlah anggota gabungan, baik kepolisian, TNI, hingga pihak pemerintah daerah (Pemda) DKI Jakarta, kali ini melakukan operasi pekat, di area kolong tol Sedyatmo atau Kalijodo, di Jalan Kepanduan I, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat-Sabtu (9-10/6/2017) ini.

Operasi tersebut tidak hanya mengguruduk di beberapa bangunan kumuh itu yang dijadikan lokasi penginapan pria hidung belang dengan sejumlah wanita penghibur, PUB, hingga Klub semata, namun juga menyita sekitar puluhan krat berisikan minuman keras berbagai merk.

Baca: Ratusan Aparat Gabungan Obok-Obok Kolong Tol Kalijodo Malam Ini

Pantauan Warta Kota, nampak kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta instansi lainnya melakukan operasi pekat area Kolong Tol Kalijodo.

Kedatangan para aparat gabungan ini di lokasi, tidak hanya membuat beberapa warga pemukiman kumuh itu panik, namun juga membuat sejumlah pria yang ada di lokasi langsung lari terbirit-birit, bersamaan dengan para wanita penghibur.

"Ini penertiban apaan pak malam-malam gini? Tolong lah pak, jaga emosi pak petugas. Kan ini bulan puasa, kok ditertibkan," terang salah seorang warga yang menganggap operasi itu merupakan penertiban bangunan liar.

Prasangka buruk warga di sejumlah bangunan berbahan triplek ini pun, salah dan sedikit bisa bernafas lega karena para petugas gabungan ini hanya melakukan operasi semata.

Nampak warga asli bedeng kumuh itu, memantau akan jalannya operasi, lantaran takut akan adanya penertiban bangunan mendadak.

"Operasi miras doangan ini pak yaaa..?" tanya salah seorang warga setempat.

Namun, petugas tidak menjawab pertanyaan warga akan tetapi tetap melanjutkan operasi pekat tersebut. Terpantau, petugas tak hanya menggeruduk bangunan kumuh yang saat ini dijadikan tempat penginapan, PUB serta Klub, namun menyita ratusan miras dari dalam klub dan PUB tersebut.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved