Pemkot Jaktim Sidak ke Pasar Kramatjati, Harga Pangan Masih Stabil

Tim Jejaring Keamanan Pangan Pemerintah Kota Jakarta Timur kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke PD Pasar Jaya Kramat Jati, Jumat (9/6/2017)

Pemkot Jaktim Sidak ke Pasar Kramatjati, Harga Pangan Masih Stabil
Tim jejaring keamanan pangan pemerintah Kota Jakarta Timur, BPOM, dan DKPKP Gelar Sidak di Pasar Kramatjati. Jumat (9/6) ( WARTA KOTA-JOKO SUPRIYANTO) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto

WARTA KOTA, KRAMATJATI -- Tim Jejaring Keamanan Pangan Pemerintah Kota Jakarta Timur kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke PD Pasar Jaya Kramat Jati, Jumat (9/6/2017).

Sidak dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Jakarta Timur Syofian Thahir guna pengawasan keamanan pangan dan kestabilan harga bahan pokok.

Syofian mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kestabilan harga pangan di pasar. Selain itu, sidak ini sebagai bentuk pengawasan keamanan bahan pangan yang dijual di Pasar Jaya Kramat Jati.

Tim jejaring keamanan pangan pemerintah Kota Jakarta Timur, BPOM, dan DKPKP Gelar Sidak di Pasar Kramatjati. Jumat (9/6) ( WARTA KOTA-JOKO SUPRIYANTO)
Tim jejaring keamanan pangan pemerintah Kota Jakarta Timur, BPOM, dan DKPKP Gelar Sidak di Pasar Kramatjati. Jumat (9/6) ( WARTA KOTA-JOKO SUPRIYANTO) ()

“Kita melakukan evaluasi kestabilan harga bahan pokok di pasaran. Serta memastikan tidak ada kandungan zat-zat berbahaya yang dapat merugikan masyarakat,” kata di Pasar Kramatjati, Jumat (9/6).

Selain melakukan pengawasan makanan, ia juga sempat menanyakan beberapa harga kebutuhan pokok.
Menurutnya, mengenai harga keseluruhan masih dalam posisi stabil. Hanya saja adanya kenaikan harga pada Bawang Putih yang mencapai Rp. 60.000 hingga 70.000 ribu perkilogram.

“Harga bahan pokok hingga saat ini masih dalam kondisi stabil. Tidak adanya lonjakan yang tinggi. Namun, kenaikan ada pada harga bawang putih saja. Diduga adanya keterlamabatan suplyer sehingga kenaikan harga bawang putih menjadi naik,” ujarnya.

Dijelaskan Syofian, selain meninjau kestabilan harga bahan pokok. Dirinya bersama tim ketahanan pangan melakukan pengawasan keamanan pangan.

Sedikitnya, sebanyak 22 sampel bahan pangan yang diuji di laboratorium. Petugas akan menindak tegas jika terbukti ada kandungan zat berbahaya pada bahan pangan tersebut.

“Nanti kita akan lakukan tindakan sesuai prosedur peraturan daerah. Kita akan tarik barangnya dan kita beri peringatan juga kepada penjualnya,” katanya. (M13)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved