Breaking News:

Petugas Pengangkut Sampah Keluhkan Jarak TPST yang Dinilai Jauh

Koordinator Petugas Pengangkut Sampah mengeluhkan jarak TPST yang cukup jauh dari lokasi TPS-nya yang terletak di pinggir Jalan Tanah Tinggi Timur

Editor: Andy Pribadi
Rangga Baskoro
Syamsudin (63), Koordinator Petugas Pengangkut Sampah di Kelurahan Harapan Mulia, Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, KEMAYORAN -- Syamsudin (63), Koordinator Petugas Pengangkut Sampah di Kelurahan Harapan Mulia, Kemayoran, Jakarta Pusat, sudah mengetahui rencana pemindahan 8 TPS di sepanjang jalan kali item ke TPST di dekat Kelurahan Kebon Kosong.

Pria yang akrab disapa Udin ini, mengeluhkan jarak TPST yang cukup jauh dari lokasi TPS-nya yang terletak di pinggir Jalan Tanah Tinggi Timur.

Terlebih lagi, ia merasa tugasnya akan semakin berat ketika memasuki musim penghujan.

"Terlalu jauh itu tempatnya kalau di dekat kantor Kelurahan Kebon Kosong. Sehari saja kami paling dikit ngangkut 3 gerobak. Jauhnya dari sini ke sana, jaraknya lebih dari 5 kilometer. Belum lagi kalau hujan, sampahnya kan jadi semakin berat," ucap Udin di lokasi, Kamis (8/6).

Selain itu, Udin yang biasanya juga mengumpulkan botol-botol bekas juga akan mengalami penurunan penghasilan, lantaran apabila sudah diangkut ke TPST, dirinya tak lagi bisa melakukan hal tersebut.

"Kalau ngadelin upah bulanan dari RW yang hanya 1 jutaan perbulan, gak cukup. Kalau disini kan bisa sambil kumpulin botol-botol. Lumayan sehari bisa dapat Rp 50.000," tuturnya.

Keluhan sudah disampaikan oleh pihaknya ke Lurah Harapan Mulia, Arbi, ia menyatakan pihak kelurahan rencananya juga akan membangun tempat agar petugas kebersihan setempat tidak terlalu jauh mengangkut sampah.

Sedangkan warga Harapa Mulia, Romi (35) mengapresiasi langkah Suku Dinas (Kasudin) Lingkungan Hidup Jakarta Pusat yang hendak membangun TPST jauh dari lokasi permukimannya.

"Bagus itu, ya masa mau ditaruh di pinggir jalan terus. Sejak akhir tahun 90an (sampah-sampah) ditaruh disini terus. Kumuh banget," ucapnya.

Hal tersebut, sambung Romi, bisa mengurangi bau menyengat sampah-sampah yang selama ini mengganggu warga sekitar. Ia berharap TPST bisa cepat rampung. (m8)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved