Camat Kebayoran Lama Dorong PLN Pidanakan PKL yang Colong Listrik

Sayid mendorong pihak PLN untuk memidanakan para pencuri listrik, terutama pihak yang diduga mengkoordinir pencurian.

Camat Kebayoran Lama Dorong PLN Pidanakan PKL yang Colong Listrik
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Camat Kebayoran Lama Sayid Ali bersama PLN dan Satpol PP Jakarta Selatan, menertibkan 20 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Kebayoran Lama yang terbukti mencuri listrik. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA - Camat Kebayoran Lama Sayid Ali bersama PLN dan Satpol PP Jakarta Selatan, menertibkan 20 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Kebayoran Lama yang terbukti mencuri listrik.

Kepada Warta Kota, Sayid bilang awalnya ia melihat kabel-kabel liar menjulur di sekitar flyover Kebayoran Lama.

Di bawah flyover juga terdapat terminal listrik.

Saat dipantau, ternyata kabel listrik liar itu digunakan sejumlah PKL.

Ia pun segera berkoordinasi dengan pihak PLN, Polsek Kebayoran Lama, serta Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Selatan.

"Saya pimpin langsung penertiban kabel-kabel ilegal itu. Ada sekitar 20 PKL yang kedapatan menggunakan sambungan ilegal," ujar Sayid, Kamis (8/6/2017) pagi.

Baca: Imam Besar Istiqlal: Sebagai Ulama Rizieq Shihab Harus Memberi Contoh yang Baik

Atas kejadian ini, Sayid mendorong pihak PLN untuk memidanakan para pencuri listrik, terutama pihak yang diduga mengkoordinir pencurian.

"Kasus pencurian begini pasti ada yang mengkoordinir untuk cari keuntungan. Kita dorong kepada pihak PLN untuk membawa masalah ini ke ranah pidana untuk memberikan efek jera," tegasnya.

Sayid menuturkan, dalam penertiban itu, pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, memutus kabel-kabel ilegal yang tersambung dengan kabel listrik milik PLN.

Baca: Hizbut Tahrir Indonesia Merasa Senasib dengan Rizieq Shihab

"Kami bersama Satpol PP, Sudin PE Jaksel, dan PLN, turun di sepanjang Pasar Kebayoran Lama di Jalan Masjid Al Huda, Ciledug Raya, di bawah kolong flyover Kebayoran Lama. Kita putus-putusin semua tuh kabel-kabel yang kita rasa sifatnya mencurigai nyolong itu, kita putus semua," paparnya.

"Yang mutus dari PLN, karena PLN punya kewenangan untuk itu, termasuk juga meteran-meteran bodong sekitar tujuh sampai delapan yang disita oleh PLN," ungkapnya.

Ke depan, Sayid berjanji akan bekerja sama dengan PLN untuk memberangus pencurian listrik di kawasan Kebayoran Lama.

"Kita akan lakukan pengawasan, karena kemungkinan kasus seperti ini terjadi di lokasi yang lain," imbuhnya. (*)

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved