Breaking News:

Ini Empat Masalah yang Ada di Kawasan Pelabuhan Muara Angke

Revitalisasi di wilayah Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dan menelan biaya hingga Rp 5 Milyar lebih.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Dinding Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional (PHPT) di Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, yang sempat jebol pada Sabtu (4/6/2016) lalu sekitar 22.30 WIB dan membuat rumah warga tergenang banjir rob. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Panji Baskhara Ramadhan

WARTA KOTA, PENJARINGAN -- Liliek Lestari yang selaku Kepala Bidang Perikanan‎ Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI, menyatakan dalam anggaran tahun (TA) 2018 pihaknya akan melaksanakan perevitalisasian di wilayah Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dan menelan biaya hingga Rp 5 Milyar lebih.

Daikui Liliek, selama ini Kawasann Pelabuha Muara Angke‎, dirundu sebanyak empat masalah.

"Ada empat masalah di sana, pertama banjir rob, kedua itu air bersih, ketiga sampah, dan masalah keempat itu rumah kumuh‎," jelas Liliek kepada Warta Kota, Rabu (7/6/2017).

Menurut Liliek, proyek perevitalisasian dengan memasang tanggul pinggir laut sepanjang 48 meter diharapkan dapat‎ mengatasi keempat masalah tersebut.

Terlebih, ucap Liliek terhitung ada 1800 rumah kumuh, di Kawasan Pelabuhan Muara Angke tersebut.

"Banjir rob sebagian bisa teratasi dengan penyelesaiannya‎ pemasangan sheetpile dan pematangan lahan. Lalu terkait air bersih, nanti dibarengin dengan masuknya perusahaan air minum (PAM) yang akan menambah instalasi air tawar. Sementara itu, terkait masalah sampah nantinya dibangun Tempat Penampungan Sampah (TPS) yang memadai, oleh Dinas Kebersihan DKI Jakarta yang nanti akan menambah frekuensi‎ pengangkutan sampah," paparnya.

Rusunawa

Liliek menambahkan, sementara 1800 rumah kumuh yang di Kawasan Pelabuhan Muara Angke, akan ditertibkan dan akan dibangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di lokasi tersebut.

"Rusunawa yang akan dikoordinir pembangunannya oleh Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta. Untuk 1800-an rumah kumuh itu, pastinya akan ditertibkan guna memperlancar pembangunan sheetpile atau tanggul yang sepanjang 48 meter dengan anggaran tahun 2018 dengan menelan biaya hingga Rp 5 Milyar. Selain itu, untuk bagian jalan lingkungannya di Pelabuhan Muara Angke, pastinya akan dilakukan oleh Dinas Bina Marga. Nanti, itu juga akan segera‎ dibangun," paparnya kembali.

Diharapkan Liliek, di tahun ini naskah akademik Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN)‎ Muara Angke, yang outputnya draft rancangan peraturan daerah (Raperda), meningkat dasar PNN-nya dari Peraturan Gubernur (Pergub), menuju tinggal Peraturan Daerah (Perda). (BAS)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved