Pandora Experience Tawarkan Sensasi Meloloskan Diri yang Menegangkan
Melengkapi Pandora Experience Jakarta, Pandora kini hadir di Mal Ciputra Jakarta, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
WARTA KOTA, GROGOL PETAMBURAN -- Berangkat dari kecintaannya dan ke empat rekannya terhadap film thriller dan horor sejak lama, Indra Fong, salah satu penggagas Pandora Experience kini semakin luas membangun permainan teka-teki atau awam dikenal escape games.
Melengkapi Pandora Experience Jakarta, Pandora kini hadir di Mal Ciputra Jakarta, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Serupa dengan Pandora Experience yang kini tersebar luas di sejumlah kota besar seperti Bali, Bandung dan Surabaya, Pandora Mall Ciputra menghadirkan tiga petualangan baru.
Beragam permainan tersebut antara lain, SS Poseidon yang bercerita tentang awak Kapal SS Poseidon yang dirampok perompak asal Somalia sebelum akhirnya tenggelam di perairan Atlantik Utara.
Petualangan lainnya berjudul Ravensbruck, yakni perjalanan memasuki laboratorium rahasia milik Jerman yang terkubur sejak perang dunia kedua.
Tidak hanya cerita dari luar negeri, Pandora Experience yang terletak di lantai lima Mal Ciputra Jakarta, Grogol Petamburan, Jakarta Barat itu juga menghadirkan The Descent, yakni petualangan seorang detektif asal Inggris, Bernadette yang terjebak dalam gedung Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah.
"Melengkapi koleksi, kami juga mengangkat cerita dan mitos lokal, tapi bukan mistis. Kami gunakan efek visual dan suara yang bagus, sehingga seakan-akan pemain berada di lokasi sebenarnya," ungkapnya.
Suasana horor dan menyeramkan memang sudah terasa sejak pertama kali permainan dimulai.
Film pendek yang diputarkan lengkap dengan tata lampu dan suara yang mendebarkan segera membawa para pemain larut dalam permainan.
Tidak sadar, tim yang terdiri dari delapan pemain sudah terjebak dalam suatu ruangan minim cahaya, mereka harus menyusun teka-teki untuk menemukan kunci tersembunyi.
Mereka pun harus berjuang untuk merangkak, menaiki tangga ataupun meraba lorong gelap gulita untuk menembus level berikutnya.
"Gila, spooky (menyeramkan) banget. Tapi seru," teriak Asti (26) diamini beberapa orang temannya usai menyelesaikan SS Poseidon.
Menurutnya, permainan yang ditawarkan Pandora berbeda dengan escape games lainnya.
Sensasi bermain, tingkat kesulitan serta ketahanan fisik sangat diuji dalam permainan.
"Kalau yang parno (paranoid) gelap, tempat sempit itu terasa banget. Soalnya memang setting ruangan sama AC-nya itu bikin beda, kayak beneran gitu. Apalagi HT-nya itu bikin suasana makin jadi, HT itu buat nanya qlue (petunjuk) kalau-kalau kita mentok nggak bisa mecahin teka-teki," jelasnya antusias.
Antusiasme yang diperlihatkan para pemain Pandora, menurut Indra, merupakan sebuah keberhasilan timnya yang menghanyutkan para pemain dalam alur cerita dan berhasil menyelesaikan tantangan yang dialami tokoh utama.
Sensasi tersebut diyakinkannya dapat merubah kebiasaan bermain video game masyarakat, khususnya anak-anak. Terlebih desakan developer game yang menawarkan beragam permainan yang dapat dimainkan dengan mudah dalam ponsel pintar saat ini.
"Banyak yang suka berlama-lama di depan handphone, main sendirian. Di sini, semua handphone disimpan, bermain sebagai tim untuk selesaikan tantangan," tutupnya sumringah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20161206-salju_20161206_223543.jpg)