Jelang Lebaran, Polres Jakarta Timur Audit Sistem Keamanan di Tempat-tempat Usaha

Jelang Lebaran, jajaran Polres Metro Jakarta Timur mengecek sejumlah tempat usaha menjelang.

Jelang Lebaran, Polres Jakarta Timur Audit Sistem Keamanan di Tempat-tempat Usaha
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Kepala Polrestro Jakarta Timur Komisaris Besar Andry Wibowo melakukan safari ke sejumlah polsek, Minggu (19/3/2017) pagi. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto

WARTA KOTA, JATINEGARA - Jelang Lebaran, jajaran Polres Metro Jakarta Timur mengecek sejumlah tempat usaha menjelang.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan sistem keamanan dan menciptakan kamtibnas yang kondusif. Target tempat usaha yang dalam pengawasan seperti kantor Pegadaian, bank, dan toko emas, untuk mencegah dan mengantisipasi dijadikan sasaran tindak kejahatan.

"Kita cek seluruh sistem pengamanannya mulai dari CCTV, petugas keamanannya juga. Lalu kita catat kelemahan lingkungan tempat usaha yang bersangkutan. Kita catat kekuatan lingkungannya, untuk kita manfaatkan dalam pengamanan," kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo dalam keterangannya, Minggu (4/6/2017).

Baca: Rizieq Shihab Sebenarnya Ingin Pulang tapi Dicegah, Ini Alasannya

Andry mengatakan, hasil pengecekan nantinya dijadikan buku pegangan para anggota kepolisian maupun petugas keamanan dari pihak pengelola usaha.

"Kalau mereka paham, peduli, dan kerja sama, akan mudah terbangun, sehingga langkah antisipasi bisa dilakukan bersama," tuturnya.

Polres Jakarta Timur juga mengerahkan Tim Satgas Rajawali yang akan bekerja di malam hari. Sedangkan tim gabungan anggota Sabhara dan Reserse Mobil (Resmob) yang jumlahnya 44 personel, bekerja pada pagi hingga sore hari.

Baca: Ini Dua Alat Bukti yang Jadi Modal Polisi Tetapkan Rizieq Shihab Sebagai Tersangka

Polisi juga bekerja sama dengan pengelola pasar. Beberapa personel akan ditempatkan di pasar-pasar, untuk melakukan pengawasan di toko-toko emas.

"Nanti di beberapa pasar akan dilakukan pengawasan, serta menerjunkan personil ke lokasi, tapi hanya pasar yang berdasarkan evaluasi kami rawan saja," jelas Andry. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved