Cegah Kejahatan, Sniper Polisi Ditempatkan di Sejumlah Titik

Polres Jakarta Timur menurunkan tim sniper di titik-titik strategis untuk pengamanan selama bulan Ramadan.

Cegah Kejahatan, Sniper Polisi Ditempatkan di Sejumlah Titik
Tribun Jabar
Sniper cantik 

WARTA KOTA, JATINEGARA-Dalam peningkatan upaya pengamanan serta menciptakan lingkungan yang aman diwilayah Jakarta Timur, Polres Metro Jakarta Timur membentuk tim Sniper yang nanti akan diletakkan dilokasi daerah rawan.

Dalam pembentukan Sniper ini sudah dilakukan review, setelah merefrensi kejadian yang ada, bahkan tindakan kejahatan pada umumnya mengunakan senjata jarak dekat, seperti halnya pisau.

Untuk itu dalam upaya mengamankan masyarakat dari tindakan kriminalit, maka dibentuklah tim sniper atau penembak jitu.

"Kita juga sudah melakukan review bahkan pelaku kejahatan ini pada umumnya mengunakan senjata jarak dekat seperti pisau, samurai, untuk itu kita buatkan tim sniper," kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Andry Wibowo, saat dikonfirmasi, Minggu (4/6/2017).

Para sniper besutan Polres Jaktim ini nantinya akan ditempatkan di lokasi yang dinilai rawan kejahatan.

Untuk menunjang fasilitas sniper nantinya para penembak jitu ini akan memantau kondisi lapangan di atas menar. Di sejumlah lokasi rawan dibuatkan menara pengawas.

"Nanti ada menara yang akan ditempatkan di beberapa titik yang akan bertugas menjaga saat ramadan," katanya.

Andry menjelaskan bahwa saat ini baru dua lokasi yang nantinya akan di jaga oleh sniper.

Namun untuk kedepannya akan meningkatkan upaya pengamanan dengan mengunakan sniper.

"Sementara waktu ada dua, yaitu pasar tradisional yang memang keamanannya tidak seperti pasar modern, jadi itu perlu langkah taktis dari kepolisian," katanya.

Dua wilayah yang dimaksud diantaranya Pulogadung dan Makasar Jakarta Timur. Para penembak jitu ini telah dipilih yang terbaik yang nantinya akan menjaga keamanan di Jakarta Khususnya Jakarta Timur.

Sebelumnya, sebanyak 62 orang telah dilatih sebagai penembak jitu. Nantinya dua orang terpilih akan menjaga di menara pos pantau.

"Nanti pakai menara, kurang lebih 5 meter jadi mereka bisa mengamati, senjata efektif gunakan 120 meter, kita pantau beberapa titik seperti toko emas," katanya.

Andry berharap dengan adanya penembak jitu yang nanti ditempatkan di lokasi rawan, warga dapat merasa lebih aman dan nyaman. (Joko Supriyanto)

Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved