Breaking News:

Djarot Kaget Dengar Penjelasan Kepala BPOM Ada 70 Persen Makanan Tanpa Izin Edar

Dari hasil pemantauan BPOM di Pasar Benhil, terjadi penurunan angka makanan yang menggunakan bahan-bahan pengawet.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kepala BPOM Penny Lukito (kerudung putih) bersama Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, saat melakukan pemantauan di Pasar Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (2/6/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito menyatakan, meski terjadi tren penurunan penggunaan bahan berbahaya, ternyata masih banyak makanan yang tidak memiliki izin edar.

Dari 172 ribu sampel pangan olahan kemasan yang diambil dari hampir seluruh kota besar di Indonesia, pihaknya menemukan sebanyak 70 persen makanan tanpa izin edar. Sedangkan 25 persen terdeteksi sudah kedaluwarsa.

"Jadi cukup banyak dan kita harus berhati-hati. Padahal, pemantauan baru memasuki minggu kedua, masih ada beberapa minggu lagi," kata Penny di Pasar Kuliner Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (2/6/2017).

Mendengar hal tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat kaget dan langsung meminta kejelasan kepada Penny.

"Tapi itu nasional kan ya? Untung nasional, kalau Jakarta mati aku. Jadi harus dicatat, bukan Jakarta, tapi Nasional," seloroh Djarot.

Dari hasil pemantauan BPOM di Pasar Benhil, terjadi penurunan angka makanan yang menggunakan bahan-bahan pengawet. Dari 52 sampel makanan yang diuji di Pasar Benhil, pihak BPOM hanya menemukan sebanyak dua bahan makanan yang menggunakan bahan pengawet yang berbahaya. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved