Breaking News:

Tiang Telepon di Bojongsari Depok Nyaris Ambruk, Warga Was-was

Warga mengaku sudah lapor ke pihak kelurahan, namun tiang telepon itu tetap saja dibiarkan miring dan belum ditangani petugas.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Tiang penyangga kabel saluran telekomunikasi di Jalan Parung Ciputat, Bojongsari, Depok, miring sehingga nyaris ambruk. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Tiang penyangga kabel saluran telekomunikasi atau tiang telepon di Jalan Parung-Ciputat, Bojongsari, di depan Gang Rotan, tak jauh dari Polsek Sawangan, Kota Depok, miring sehingga nyaris ambruk, Rabu (31/5/2017).

Kondisi ini membuat sejumlah warga sekitar dan para pengendara kendaraan yang biasa melintas di Jalan Parung-Ciputat mengaku khawatir, dapat tertimpa tiang setinggi sekitar 7 meter itu, jika sewaktu-waktu ambruk.

Warga mengaku sudah menginformasikan kondisi ini ke pihak kelurahan, namun tiang telepon itu tetap saja dibiarkan miring dan belum ditangani petugas.

Tiang penyangga kabel saluran telekomunikasi di Jalan Parung Ciputat, Bojongsari, Depok, miring sehingga nyaris ambruk.
Tiang penyangga kabel saluran telekomunikasi di Jalan Parung Ciputat, Bojongsari, Depok, miring sehingga nyaris ambruk. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Nanang, warga Gang Rotan, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari mengatakan miringnya tiang telepon yang nyaris ambruk itu sudah terjadi sekitar dua bulan belakangan ini.

"Ada kali sudah 2 bulan ini, tiang yang miring itu dibiarkan begitu saja," katanya, Rabu (32/5/2017).

Bahkan kata dia, sekitar dua minggu lalu karena tiang yang miring membuat kabel telepon yang disangga terlepas dan sebagian sempat terjuntai ke tengah jalan.

"Karena terjuntai ke tengah jalan, lalu mobil yang melintas berhenti mendadak. Di belakangnya tapi agak di samping, ada mobil lain yang agak kaget karena mobil di depannya berhenti mendadak. Akibatnya nyerempet sedikit, dan kaca spion mobil belakang di sebelah kiri, pecah," paparnya.

Nanang menuturkan sejumlah warga sudah menginformasikan kondisi tiang yang miring dan cukup berbahaya ini ke para pegawai kelurahan.

"Tapi belum juga ditangani. Kami berharap kondisi tiang ini diperbaiki pihak terkait selayaknya, sebelum jatuh korban jiwa," kata Nanang.

Pantauan Warta Kota, Rabu, kondisi tiang telepon yang dikeluhkan warga, kemiringannya sekitar 45 derajat dan sangat rawan ambruk.

Tiang berdiameter sekitar 20 cm dengan ketinggian sekitar 7 meter.

Besi tiang tampak sudah berkarat dan lapuk. Di bagian bawah tiang ada bekas cekungan yang membuat kondisi tiang menjadi miring.

Bekas cekungan seperti menandakan tiang pernah dihantam benda keras atau kemungkinan tertabrak kendaraan.

Sejumlah gulungan kabel di atas tiang tampak berantakan dan tak teratur. Beberapa kabel diantaranya menjuntai ke bawah tiang meski tidak ke tengah jalan.

Kondisi ruas jalan di mana tiang ini berdiri kelihatan cukup padat sehari-harinya. Sebab ruas jalan ini merupakan jalan penghubung dari Parung, Kabupaten Bogor ke wilayah Depok atau Tangsel atau ke arag Jakarta serta sebaliknya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved