Breaking News:

Mercusuar Zaman Belanda di Pelabuhan Muara Baru Dibangun Sejak Tahun 1860

Chandriyan Attahiyat membenarkan, mercusuar penuh coretan dan berkarat di Kawasan Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan merupakan mercusuar zaman Belanda

Penulis: | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Mercusuar yang dibangun pada zaman Belanda kini kondisinya memprihatinkan. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN - Chandriyan Attahiyat membenarkan, mercusuar penuh coretan dan berkarat di Kawasan Pelabuhan Muara Baru, Jalan Cumi Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, merupakan mercusuar zaman Belanda.

Arkeolog senior tim ahli cagar budaya dan tim sidang pemugaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu mengatakan, menara itu dibangun tahun 1860.

"Menara itu dulunya digunakan untuk sebagai pemandu semua kapal-kapal yang mengarah ke Pelabuhan Batavia (Sunda Kelapa). Menara itu ya memang bangunan Zaman Belanda dan didirikan pada 1860 dan berdiri tegak di tahun 1862," ungkap Chandriyan kepada Warta Kota, Rabu (31/5/2017).

Baca: BERITA FOTO: Mercusuar Zaman Belanda Pelabuhan Muara Baru Karatan dan Banyak Coretan

Diakui Chandriyan, apabila menara mercusuar itu merupakan menara pertama di Muara Baru yang menggunakan lempengan besi cor.

Pada menara tersebut, dibenarkan Chandriyan, bila posisi menara tak lagi di pinggir laut.

"Dulunya di ujung daratan posisi menara itu di Pelabuhan Muara Baru Nizam Zachman. Nah, sekarang kan zamannya pencegahan banjir di Pelabuhan Muara Baru. Maka dari itu tanah di kawasan itu ditinggikan satu meter lebih. Lalu, menara ini merupakan menara yang pertama, yang menggunakan bahan besi cor. Tetapi, ya kondisinya memang tak sekuat dulu," katanya. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved