Wanita Ini Tenggak Dua Tablet Obat Aborsi, Polisi: Tiga Tablet Dimasukkan di Kemaluannya

Dijelaskannya, jika R memasukkan tiga tablet obat aborsi tersebut ke kemaluannya, dengan dilakukan oleh orang lain.

Wanita Ini Tenggak Dua Tablet Obat Aborsi, Polisi: Tiga Tablet Dimasukkan di Kemaluannya
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Seorang buruh pabrik di Kawasan Cilincing, Jakarta Utara, R (23), telah kedapatan melakukan mengborsi bayi berusia lima bulan hasil hubungan gelapnya di sebuah kost-kost yang dihuninya, Jalan Tipar Cakung, Gang Swadaya RT 05/02, Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (18/5/2017), sekisar 07.30 WIB. 

Andre menerangkan, saat itu KS merasa aneh dengan kondisi perut R.

"KS ini sama sekali enggak tahu, jikalau tablet sebanyak tiga buah sudah ada di kemaluan R. Namun, KS merasa aneh terkait kondisi perut R. Berhubung KS sudah berjanji akan berikan Rp 700 ribu untuk berhubungan badan dengan R, akhirnya hubungan intim itu tetap dilakukan oleh KS dan R," jelasnya.

Ketahuan Security Komplek

Usai berhubungan intim, sekitar pukul 03.00 WIB, Kamis (18/5/2017), R mulai merasakan sakit di perutnya.

Akhirnya janinnya pun keluar dengan sendirinya.

"R kembali menghubungi KS dan memintanya agar datang ke kost. Sesampainya KS di kost, R dalam kondisi lemas menceritakan kejadian yang dialaminya jika sudah mengaborsi sosok bayi berusia lima bulan dari perutnya.

"R ketika itu meminta, agar KS ini menemani mengubur bayi itu bersama-sama. Awalnya, KS ini ketika itu menolak. Namun karena kasihan melihat si R lemas, akhirnya KS menemani R mengubur bayi itu ke Jalan Hybrida Raya Gading Orchard Sukapura," paparnya.

Aksi menguburkan bayi abrosi tersebut, sudah diketahui MSA (40), sekuriti di komplek itu. KS ternyata telah memberikan kode kepada MSA, saat menguburkan bayi tersebut.

"MSA ini curiga, dan tak sengaja telah melihat KS dan R mengubur sesuatu di Jalan Hybrida. Usai selesai mengubur bayi itu, KS ini dengan sengaja berdiri dengan pos sekuriti komplek. Karena R saat itu masih lemas.

Pada akhirnya, MSA menanyakan terkait benda yang barusan dikubur. Sehingga, R mengakui perbuatannya dan KS dan MSA menemani R untuk laporkan kejadian itu ke kantor polisi," ujar Andre.

Halaman
123
Penulis:
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved