Pengerjaan Proyek LRT Jakarta Sudah Mencapai di Atas 20 Persen
Pihak PT Jakarta Propetindo (Jakpro) beserta PT Wijaya Karya meresmikan pemasangan box jembatan.
WARTA KOTA, KELAPA GADING -- Pihak PT Jakarta Propetindo (Jakpro) beserta PT Wijaya Karya, meresmikan pemasangan box jembatan atau box girder terhadap pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) Velodrome-Kelapa Gading di Jalan Boulevard Utara, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (29/5/2017).
Saat ini, pengerjaan proyek LRT, diketahui baru berjalan 20 persen.
Progress keseluruhan konstruksi utama LRT ini, sudah berjalan diatas 20 persen.
Lantaran, proyek LRT ini kan ada tiga paket.
"Yakni paket P-101 yang proyek permulaan sudah rampung dan kedua proyek P-102 adalah proyek perihal prasarana, sementara untuk proyek ketiganya adalah P-103 paket penyediaan rolling stock," jelas Direktur Utama (Dirut) PT Jakpro, Setya Heragandhi di lokasi peremsian.
Mengenai penyediaan rolling stock, Setya pun mengakui, rencananya sebanyak 16 gerbong (articulated/ gandeng).
Dikatakan Setya, soal penyediaan rolling stock itu pun saat ini telah berjalan.
PT Jakpro mendapatkan proyek penugasan pembangunan LRT dengan anggaran sekitar Rp 4-5 triliun.
Sebagai proyek prioritas, apabila LRT Jakarta sepanjang enam kilometer, Sert melintasi enam stasiun.
Antara lain, stasiun di Depo Kelapa Gading, di stasiun Mall Kelapa Gading Boulevard, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrain, dan Stasiun Velodrome.
"Di tahap awal kni, akan dioperasikan sebanyak delapan articulated LRVs atau empat train sets," kata Setya.
Sementara itu, Manager LRT Jakarta, Wilman Sidjabat menerangkan jika kali ini ada empat box jembatan (girder box) yang dipasang, di area P-68.
"Di tahap awal ini ada empat SBG yang bakal dipasang secara bertahap dengan alat laucing ganty," kata Wilman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170529pt-jakpro-resmikan-pemasangan-box-girder-lrt-jakarta-velodrome-kelapa-gading_20170529_222852.jpg)