Renovasi Halte Transjakarta Kampung Melayu Ditargetkan Dua Minggu
"Ini halte sangat strategis karena melayani 4 rute, makanya harus bagus," papar mantan Walikota Blitar itu.
WARTA KOTA, KAMPUNG MELAYU -- Empat hari pasca ledakan bom Kampung Melayu, PT Transjakarta melakukan upaya renovasi halte busway Kampung Melayu.
Hal tersebut juga disambut baik oleh Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat saat mengunjungi lokasi bom Kampung Melayu. Bahkan ia menargetkan dalam dua minggu perbaikan halte tersebut sudah selesai dan kembali beroperasi sebagaimana mestinya.
"Khusus untuk Halte Transjakarta ini, saya minta dalam waktu dua minggu ke depan ini harus segera dibersihkan untuk lakukan renovasi sehingga sebelum lebaran, itu sudah bersih semua," kata Djarot saat meninjau lokasi bom bunuh diri, di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (28/5/2017).
Selain itu lokasi yang strategis membuat renovasi akan dikebut untuk melayani masyarakat di bulan suci Ramadan dan Idul Fitri.
"Ini halte sangat strategis karena melayani 4 rute, makanya harus bagus," papar mantan Walikota Blitar itu.
Tak hanya Halte Transjakarta, Djarot juga memerintahkan untuk segera dilakukan pembersihan dan perbaikan fasilitas lain yang rusak, termasuk toilet terminal, tempat dimana pelaku melakukan aksinya.
"Saya sudah perintahkan untuk perbaiki toilet ya, toilet yang masih rusak, dua minggu selesai itu semua, diperbagus. Kemudian lingkungan sini tadi sudah dibersihkan," katanya.
Sementara itu pantauan Warta Kota di lokasi nampak beberapa pekerja sedang melakukan pengecatan di halte busway, tak hanya itu beberapa kaca yang pecah juga telah dipasang.
PT Transjakarta juga mengaku sudah siap jika halte busway Kampung Melayu di operasikan untuk melayani nasabah para penumpang. (Joko Supriyanto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170528-halte-busway-kampung-melayu-diperbaiki_20170528_143603.jpg)