Kala Murid Membalong Belajar di Sekolah Laskar Pelangi

Sejumlah anak SD negeri di Belitung begitu gembira dapat berkunjung dan belajar di sekolah Laskar Pelangi yang melegenda itu.

istimewa
Sejumlah murid SDN Membalong yang mengikuti kegiatan ACC di Gantong, Belitung. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Dari Membalong ke Gantong yang sama-sama di Belitung hanya sekitar 1,5 jam dengan berkendaraan bermotor.

Namun seumur-umur sebagian besar anak SDN Membalong belum pernah melihat langsung sekolah tempat sekelompok anak yang disebut Laskar Pelangi menimba ilmu di Gantong.

Sekolah dan kisah tentang kelompok anak-anak yang begitu termasyhur berkat novel karya Andrea Hirata yang diangkat ke layar lebar dan diterjemahkan ke berbagai bahasa.

Karena itu sebanyak 30 Siswa SDN 26 Membalong, Belitung, tak dapat menyembunyikan senyum kebahagiaan di wajah mereka.

Perjalanan selama 1,5 jam dari Membalong tidak membuat mereka lelah. Begitu tiba di tujuan mereka tampak bersemangat berbaris rapi memasuki rumah Ibu Muslimah, Jumat (26/5/2017).

Walaupun sebagian besar anak-anak itu lahir dan besar di Belitung, inilah kali pertama mereka dapat bertemu dengan Ibu Muslimah Hafsari, ibu guru di kisah Laskar Pelangi yang fenomenal itu.

Mereka mengikuti kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Astra Credit Companies (ACC) yang bertajuk ‘ACC Educlass di Belitung’.

Selain diajar langsung oleh Ibu Muslimah, para siswa juga diberikan pembekalan berupa materi Pengenalan Uang dan Industri Jasa Keuangan oleh karyawan ACC Pangkal Pinang.

Selepas menerima pembelajaran di rumah Ibu Muslimah, para siswa juga diajak mengunjungi Museum Kata Andrea Hirata dan Replika SDN Muhammadiyah.

Kepala SDN 26 Membalong Sopiyandi memuji kegiatan ‘ACC Educlass di Belitung’ ini.

“Siswa saya sangat antusias dengan kegiatan ini karena sebagian besar dari mereka belum pernah mengunjungi tempat-tempat wisata di luar dusun mereka. Kegiatan ini juga sangat didukung oleh orang tua mereka”, ujar Sopiyandi.

Koordinator Kelas Inspirasi Belitung, Yovie Agustian, berharap akan ada kegiatan lainnya yang dikhususkan untuk para orang tua di Membalong.

Pria yang kesehariannya bertugas di Lapas Kelas 2B Tanjung Pandan ini berpendapat bahwa saat ini pendidikan bukanlah prioritas penting bagi para orang tua di Membalong.

Hal ini terbukti dengan minimnya anak usia sekolah yang mengenyam pendidikan di SDN 26 Membalong.

Chief Executive Officer ACC Jodjana Jody menjelaskan bahwa kegiatan ‘ACC Educlass di Belitung’ ini merupakan salah satu upaya ACC untuk memenuhi target 3.500 jam mengajar.

“Tahun ini ACC genap berusia 35 tahun. Untuk menyambut HUT yang ke-35 tahun ini ACC mencanangkan gerakan 3.500 Jam mengajar bagi seluruh manajemen dan karyawan ACC”, tutur Jody.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved