Jumat, 24 April 2026

VIDEO: Teknis Bermain Musik Para Pengamen Jalanan Ini Cukup Berkelas Saat Audisi

Pada Jumat hari ini juga akan langsung diumumkan siapa saja musisi jalanan yang berhak mendapat Kartu Bebas Ngamen atau Supercard.

Penulis: Budi Sam Law Malau |
YouTube
Seorang pengamen perempuan saat mengikuti audisi di Sekertariat IMJ di Jalan Baru (akses Stadebar), Kampung Lio, Pancoran Mas, Depok. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Sekitar 120 pengamen atau musisi jalanan se Jabodetabek, tercatat telah menjalani sejumlah tahapan seleksi atau audisi, untuk mendapatkan Kartu Bebas Ngamen atau Support Performer Card (Supercard) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Institut Musik Jalanan (IMJ), yang merupakan sebuah komunitas musisi jalanan di Depok.

Seleksi dilakukan sejak Senin (22/5/2017) lalu mulai dari seleksi berkas, seleksi audisi musik performance personal dan akan berakhir Jumat (26/5/2017) hari ini, dengan seleksi tahap akhir berupa audisi team.

Rangkaian seleksi dan audisi digelar di Sekertariat IMJ di Jalan Baru (akses Stadebar), Kampung Lio, Pancoran Mas, Depok.

Pada Jumat hari ini juga akan langsung diumumkan siapa saja musisi jalanan yang berhak mendapat Kartu Bebas Ngamen atau Supercard.

Mereka yang menerima Kartu Bebas Ngamen nantinya akan ditempatkan atau diberi tempat mengamen yang lebih layak yang telah disiapkan Kemendikbud di Jabodetabek.

Tempat itu bisa berupa ruang publik terbuka khusus, mal, cafe, hotel, restoran atau tempat berekspresi lainnya bagi para pengamen.

Program yang digagas dan diinisiasi oleh IMJ dengan menyasar para musisi jalanan ini telah menjadi program resmi Kemendikbud yang dilakukan bekerjasama dengan IMJ, untuk dikembangkan di Jabodetabek.

Pendiri IMJ Andi Malewa menuturkan pada audisi atau seleksi hari terakhir ini, para musisi jalanan akan diminta perform secara tim.

"Tim atau band, bisa bentukan mereka sendiri sebelumnya, atau dibentuk dadakan saat audisi musik personal sebelumna serta juga atas petunjuk dan arahan IMJ," katanya kepada Warta Kota, Jumat (26/5/2017).

Selain itu pula, setelah audisi secara tim selesai, IMJ akan mengumumkan siapa saja musisi jalanan yang pantas dan berhak menerima kartu bebas ngamen atau supercard.

Mereka nantinya akan ditempatkan mengamen di tempat yang lebih layak yang disiapkan Kemendikbud di Jabodetabek.

Sehinga mereka tidak akan kembali lagi ke jalanan dan kucing-kucingan dengan Satpol PP.

Menurut Andi diresponnya program ini oleh Kemendikbud setelah sebelumnya mandek oleh Pemkot Depok, merupakan sejarah baru bagi perjuangan musisi jalanan di Indonesia.

*Sudah bertahun-tahun para musisi jalan di Indonesia menginginkan sertifikasi seperti lisensi untuk street musician di luar negeri. Nah program ini atau Supercard atau Kartu Bebas Ngamen yang diterima pengamen, dianggap seprerti lisensi itu," kata Andi.

Jika program ini natinya berjalan baik di Jabodetabek, kata Andi, Kemendikbud bersama IMJ berencana meningkatkan dan melakukannya secara nasional.

Andi mengatakan dari 120 pengamen yang mendaftar dan mengikuti audisi Kartu Bebas Ngamen ini, terbukti sangat banyak dari mereka yang memilki kemampuan bermain musik yang berkelas.

"Banyak dari mereka, kemampuan musiknya cukup berkelas. Ini membanggakan," katanya.

Pihaknya kata Andi juga berkomitmen akan membina secara berkelanjutan para musisi jalanan agar memiliki sikap dan perilaku baik disamping teknis bermain musik yang apik.(bum)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved