Breaking News:

Dukung Komunitas Rusun, Bank DKI Buka Tiga Outlet Lagi

"Pembukaan tiga kantor layanan setingkat kantor kas tersebut merupakan dukungan Bank DKI kepada komunitas rusun di DKI Jakarta,” kata Direktur Teknolo

Kontan.co.id
Ilustrasi front office Bank DKI. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Demi meningkatkan fungsi intermediasi perbankan, Bank DKI kembali membuka tiga outlet baru di tiga rumah susun (rusun) berbeda milik Pemprov DKI Jakarta, yaitu di Rusun Tambora, Pulogebang dan Tipar Cakung, Rabu (24/5) lalu.

"Pembukaan tiga kantor layanan setingkat kantor kas tersebut merupakan dukungan Bank DKI kepada komunitas rusun di DKI Jakarta,” kata Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Priagung Suprapto, melalui keterangan tertulis yang diterima Warta Kota, Jumat (26/5).

Menurut Priagung Suprapto, pembukaan kantor kas di Rumah Susun ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan jasa perbankan Bank DKI kepada warga penghuni rumah susun termasuk diantaranya penerimaan pembayaran retribusi IPL. 

Sebelumnya Bank DKI telah menempatkan kantor layanan di Rusun Marunda, Penjaringan dan Pesakih.

Tahun 2017 ini Bank DKI masih berencana untuk membuka outlet di rumah susun milik Pemprov DKI Jakarta lainnya.

Per Mei 2017, Bank DKI telah memiliki kantor sebanyak 237 kantor layanan yang terdiri dari 33 Kantor Cabang konvensional, 3 Kantor Cabang Syariah, 61 Cabang Pembantu, 12 Cabang Pembantu Syariah, 105 Kantor Kas konvensional, 7 Kantor Kas Syariah, 5 payment point dan 11 kantor fungsional.

Selain pembukaan kantor layanan di Rumah Susun, bentuk layanan Bank DKI kepada komunitas Rusun adalah menerbitkan  Kartu untuk Penghuni Rumah Susun (Jakarta One), yang merupakan kartu multifungsi sebagai kartu identitas, kartu pembayaran dan juga sebagai kartu akses untuk sarana publik. 

Saat ini Bank DKI juga telah bekerjasama dengan Dinas Perumahan DKI Jakarta dalam mendistribusikan Kartu Penghuni Rumah Susun kepada 13.650 penghuni di 23 rumah susun milik Pemprov DKI Jakarta. 

Bank DKI juga merupakan bank yang dipercaya untuk mengelola pengumpulan autodebet retribusi IPL.

Bank DKI pada Februari 2017 lalu bersama dengan Dinas Perumahan DKI Jakarta telah meresmikan implementasi absensi elektronik di lingkungan rumah susun.

Hingga saat ini penghuni rumah susun yang sudah mendaftarkan diri untuk berpartisipasi pada program absensi elektronik sudah mencapai 10.327 penghuni. (chi)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved