Video: Pria Berseragam Loreng ini Pecuti Pencopet Tanpa Ampun
Dalam sebuah video yang beredar di jagad maya, tampak seorang pria mengenakan baju hijau loreng memukuli pencopet tanpa ampun
WARTA KOTA, PALMERAH -- Insiden memalukan kembali menyeret nama transportasi umum Kereta Rel Listrik (KRL).
Dalam sebuah video yang beredar di jagad maya, tampak seorang pria mengenakan baju hijau loreng.
Anehnya, dalam video tersebut, pria berbaju hijau loreng itu tampak tengah mengadili seseorang.
Tak tanggung-tanggung, pria berbaju hijau loreng itu mencambuk pria lainnya menggunakan sabuk.
Suara teriakan terdengar jelas dari mulut pria yang terkena cambuk.
"Ampun pak.. Ampun pak...," ronta pria yang terkena cambukan tersebut berulang-ulang.
Ia tampak tak mengenakan pakaian.
Semakin dirinya teriak, pria berbaju hijau loreng itu rupanya semakin menambah cambukan untuknya.
Simak videonya berikut:
Sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, kejadian itu ternyata terjadi di salah satu stasiun pemberhentian KRL.
Berkaitan dengan hal ini, PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) pun angkat bicara.
Dikatakan Manajer Komunikasi PT KCJ, Eva Chairunisa, peristiwa tersebut terjadi di Stasiun Depok baru pada Sabtu (13/5/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.
Pria yang dicambuk tersebut diduga adalah pencopet.
Saat itu, di peron Stasiun Depok Baru arah ke Jakarta memang terjadi tindak pencopetan.
Korban pencopetan merupakan Umi Alifah, sementara saksi dalam kejadian tersebut adalah Sunandar Kusnan.
Adapun terduga pelaku pencopetan bernama Fery Ansyah.
Fery ternyata bukan kali ini saja tertangkap basah mencopet.
"Sudah pernah beberapa kali ditangkap namun tidak bisa dilanjut kepihak kepolisian karena tidak cukup bukti, korban copet tidak mau repot melaporkannya ke Polisi dan nilai kerugian dibawah Rp 2,5 juta, sehingga tidak bisa diproses," kata Eva Chairunisa saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Rabu (24/5/2017).
Eva pun menyarankan pada pengguna transportasi umum tersebut agar lebih waspada.
Ia juga mengimbau apabila penumpang mengalami tindak pencopetan agar melapor ke pihak yang berwajib.
"Meskipun barangnya sudah kembali," ujarnya.
PT KCJ pun memberikan sanksi tegas pada pria berbaju hijau loreng tersebut.
"Oknum petugas ini sudah diberhentikan dan kita kembalikan ke kesatuannya," ujar Eva Chairunisa.
Sementara itu, kejadian menghebohkan belum lama ini juga terjadi dalam gerbong KRL.
Video yang merekam kejadian tersebut menjadi viral lantaran memperlihatkan dua wanita saling jambak dan tendang.
Eva Chairunisa, Manajer Komunikasi PT Kereta Api Commuter Jabodetabek (KCJ) menyatakan peristiwa yang terekam dalam video tersebut ternyata bukan terjadi baru-baru ini.
"Itu kejadiannya kira-kira dua bulan lalu," katanya saat dihubungi Tribunwow.com lewat sambungan telepon.
Berdasarkan penuturan Eva, peristiwa tersebut terjadi dalam gerbong kereta lintas Bekasi.
Adapun sanksi yang diberikan pada dua penumpang yang menimbulkan kerusuhan tersebut adalah diturunkan di stasiun terdekat.
"Jadi kalau penumpang kedapatan mengganggu ketertiban dalam KRL, dia akan diturunkan di stasiun terdekat," terang Eva.
"Kalau sampai menimbulkan laporan dari penumpang lainnya akan ditindaklanjut di pos pengamanan," tambahnya.
Eva pun menyatakan harapannya pada masyarakat yang menggunakan transportasi umum tersebut.
"Sebenarnya masalahnya sepele kan ya, menurut keterangan petugas di lapangan kan karena masalah tempat duduk, kami berharapnya mohon penumpang saling bertenggang rasa dan menjaga ketertiban," ungkap Eva. (Tribunwow.com/Dhika Intan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170525-seragam-loreng-pecut_20170525_083907.jpg)